PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pelaksanaan Operasi Zebra 2016 di Bontang Jaring 936 Pengendara Roda Dua

Home Berita Pelaksanaan Operasi Zebra ...

Pelaksanaan Operasi Zebra 2016 di Bontang Jaring 936 Pengendara Roda Dua
Pelaksanaan Operasi Zebra 2016 di Hari Pertama di Kota Bontang, Selasa (16/11). (Dok.EKSPOSKaltim)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Satlantas Polres Bontang merilis jumlah pelanggaran lalu lintas yang terjaring dalam Operasi Zebra 2016 pada tanggal 16 hingga 29 November 2016 kemarin. Dari pelanggaran yang ada itu didominasi oleh pengendara roda dua sebanyak 936 pelanggaran. Angka ini naik 4,29 persen dari tahun 2015.

Kepala Satuan Lalulintas AKP Irawan Setiyono menyebutkan bahwa tingginya pelanggaran oleh roda dua ini, disebabkan karena kurangnya kesadaran para pengendara untuk taat terhadap aturan lalu lintas, baik rambu maupun kelengkapan kendaraan dan pengendara itu sendiri.

saat melakukan konferensi pers terkait hasil akhir Operasi Zebra Mahakam 2016 diruangan Regional Traffic Management Center (RMTC) Polres Bontang, ia memaparkan bahwasannya kenaikan ini didominasi oleh pelanggar roda dua yang masih tidak taat peraturan lalulintas, baik rambu larangan maupun pelanggaran lainnya.

"Kalau di tahun 2015, jumlah pelanggaran sepeda motor sebanyak 859. Akan tetapi pada operasi di tahun 2016 ini mengalami kenaikan 4.29 persen, yaitu sebesar 936 pelanggaran,” kata Irawan dalam konferensi persnya di Ruang Regional Traffic Management Center (RTMC) Polres Bontang, Kamis (1/12).

Diimbuhkan Irawan, dalam pelaksanaan Operasi Zebra kemarin pihaknya tak hanya fokus pada pelanggaran surat-surat kendaraan, namun juga terhadap hal-hal yang sering memicu terjadinya kecelakaan seperti melawan arus lalu lintas.

“Dari hasil yang sudah dicatat oleh team kami, pelanggaran yang paling banyak selain surat-surat kendaran adalah pelanggaran arus lalu lintas dan rambu larangan," ungkapnya.

Mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas di sepanjang tahun 2016 ini, olehnya pihak kepolisian menjadikan pemicu hal tersebut sebagai target operasi kemarin, guna meminimalisir terjadinya laka lantas diwilayah Kota Bontang.

"Selama ini kelengkapan kendaraan kurang diperhatikan oleh pengemudi seperti ban gundul, tidak ada spion bahkan tidak adanya lampu, maka kita tindak pada operasi kali ini.

“Ini bertujuan dikarenakan data laka lantas kami menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab terjadi laka lantas dengan tidak mengecek kendaraan, tidak mengecek kedalaman rem dan kedalaman alur ban," imbuhnya.

Selain kendaran roda dua, dalam Operasi Zebra 2016 pihak Polantas Polres Bontang juga menindak kendaraan Roda Empat maupun roda Enam yang berpotensi menyebabkan terjadinya lakalantas di wilayah Kota Bontang.

"Selain roda dua yang menjadi sasaran operasi kami, kami juga melakukan penindakan terhadap pengendara roda empat maupun roda enam. Akan tetapi dari penindakan tersebut, para pengendara yang terjading operasi tidak terlalu banyak dibandingkan tahun 2015. Di tahun 2015 jumlah pelanggaran sebanyak 91, akan tetapi di tahun 2016 ini jumlah pelanggaran menurun derastis sebanyak 18 pelanggaran atau sekitar 70 persen," imbuhnya.

Diharapkan dengan pelaksanaan Operasi Zebra kemarin, masyarakat akan lebih memperhatikan kelayakan kendaraan sebelum di pergunakan, serta selalu membawa surat-surat kendaraan dan mematuhi rambu - rambu lalu lintas, untuk kenyamanan dan keselamatan selama berkendara.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :