PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kaltim Bisa Diguyur Hujan Ringan, Selat Makassar Masih Bergelombang

Home Berita Kaltim Bisa Diguyur Hujan ...

Di tengah musim kemarau dan ancaman karhutla, BMKG memprakirakan peluang hujan ringan masih muncul di sebagian wilayah Kalimantan.


Kaltim Bisa Diguyur Hujan Ringan, Selat Makassar Masih Bergelombang
BMKG memprediksi hujan ringan berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Timur hari ini. Foto: Dok.Ekspos

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Selasa (15/9), dengan potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG, Lintang, mengatakan kondisi cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia seiring berlangsungnya musim kemarau yang diperkuat fenomena El Nino.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan awan hujan berkurang di banyak daerah. Meski demikian, sejumlah wilayah tetap berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

“Beberapa kota besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, antara lain Medan dan Padang,” ujarnya dikutip dari prakiraan BMKG.

BMKG juga memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Pontianak, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Kendari, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Sementara itu, cuaca berawan diperkirakan mendominasi wilayah Aceh, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Gorontalo, Manado, Ambon, Kupang, dan Merauke.

Selain cuaca daratan, BMKG turut mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di Selat Malaka bagian utara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Sumbawa, Laut Banda, Laut Arafura, serta Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat.

Adapun gelombang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Aceh hingga Lampung serta perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi gelombang sebelum beraktivitas di perairan.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :