Di tengah persiapan menuju Porprov Kaltim di Kabupaten Paser, KONI Balikpapan kehilangan salah satu pejabat intinya.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Keputusan mengejutkan diambil Malvin Ardento menjelang Rapat Kerja Kota (Rakerkot) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan di Hotel Grand Tiga Mustika, Sabtu (8/8).
Malvin menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Bendahara Umum KONI Balikpapan.
Pengunduran diri tersebut disampaikan Malvin di hadapan peserta Rakerkot setelah salah satu perwakilan cabang olahraga (cabor) mempertanyakan rangkap jabatan dalam struktur kepengurusan KONI Balikpapan.
Persoalan tersebut mengacu pada AD/ART KONI Pasal 29 yang mengatur larangan rangkap jabatan bagi Ketua Umum, Sekretaris, dan Bendahara KONI di setiap tingkatan dengan jabatan pada organisasi keolahragaan lainnya.
Saat ini, Malvin juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Cycling Federation (ICF) Kalimantan Timur periode 2026–2030. Dengan adanya ketentuan tersebut, Malvin memilih melepas jabatannya sebagai Bendahara Umum KONI Balikpapan.
Ia menegaskan keputusan tersebut diambil agar dapat lebih fokus mengembangkan olahraga sepeda di Kalimantan Timur.
"Di hadapan forum, saya mundur dari Bendahara Umum dan lebih memilih memajukan olahraga sepeda sebagai Ketua Umum ICF Kaltim," tegas Malvin Ardento.
Dalam AD/ART KONI Pasal 29 disebutkan, Ketua Umum, Sekretaris Jenderal/Sekretaris Umum, dan Bendahara Umum KONI pada setiap tingkatan tidak diperbolehkan merangkap jabatan pada organisasi keolahragaan lain, baik secara horizontal maupun vertikal.
Malvin berharap penggantinya mampu mengemban amanah selaku bendahara umum KONI Balikpapan dengan baik. Ia juga berharap anggaran pemerintah untuk kontingen Porprov Balikpapan segera terealisasi.
Mundurnya Malvin tentu saja menjadi kabar buruk, mengingat KONI Balikpapan tengah bersiap menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Kabupaten Paser.



