PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Badai PHK Tambang Terjang Samarinda: Ratusan Buruh Kehilangan Kerja

Home Berita Badai Phk Tambang Terjang ...

Penutupan sejumlah proyek tambang di Kalimantan Timur memicu lonjakan jumlah pencari kerja di Samarinda. 


Badai PHK Tambang Terjang Samarinda: Ratusan Buruh Kehilangan Kerja
ILUSTRASI pekerja tambang. Foto: AI via Klik Kaltim

EKSPOSKALTIM, Samarinda — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan Kalimantan Timur (Kaltim) berdampak signifikan terhadap peta ketenagakerjaan di Kota Samarinda.

Keputusan sejumlah perusahaan yang menghentikan operasinya akibat close project hingga efisiensi internal memaksa ratusan tenaga kerja kehilangan mata pencaharian dan mendatangi dinas terkait untuk meminta rujukan kerja.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum. Ia menyebut penutupan tambang di Kaltim tak terlepas dari imbas langsung pada lonjakan angka pengangguran di Samarinda.

"Berdasarkan data kita sekitar 560 orang yang PHK. Tapi memang rata-rata perusahaan itu karena memang close project dan kemudian juga adanya efisiensi dari perusahaan tersebut," ungkap Yuyum saat ditanya EksposKaltim.

Menanggapi efek domino tersebut, Disnaker Samarinda merumuskan beberapa strategi intervensi guna membantu para korban PHK kembali terserap ke dunia kerja. Salah satu langkah cepat yang diambil adalah membuka akses bursa kerja (job fair) yang diperuntukkan bagi seluruh pencari kerja, baik lulusan baru maupun tenaga kerja berpengalaman. Kendati demikian, Yuyum menggarisbawahi bahwa persaingan di pasar kerja saat ini berlangsung sangat ketat.

"Makanya salah satunya jobfair sebelumny dibuka tidak hanya untuk fresh graduate, yang memiliki keterampilan atau kompetensi juga bisa. Tapi kembali lagi, karena kita kompetitif, jadi sama-sama bersaing," terangnya.

Guna memperluas opsi di luar sektor informal pertambangan, Disnaker Samarinda juga menggalakkan lowongan untuk pengembangan dan perluasan usaha melalui berbagai program pelatihan keterampilan.

Setidaknya saat ini, terdapat tiga bidang pelatihan yang telah selesai dibina, yakni pelatihan servis HP, servis motor injeksi, dan pelatihan menjahit. Sementara itu, empat bidang lainnya masih dalam proses pembinaan, seperti pelatihan merias wajah hingga bidang Food and Beverage (FnB).

Akses informasi mengenai rekrutmen dan pelatihan ini disebarluaskan secara masif melalui akun Instagram resmi Disnaker serta pendistribusian barcode hingga ke tingkat kelurahan dan kecamatan. Langkah ini mendapat respons tinggi dari masyarakat yang ingin beralih profesi atau meningkatkan kompetensi kerja.

"Tempo hari kita lakukan pada di 29 Desember 2025 sampai 21 Januari 2026. Ada 495 orang yang terdaftar ibaratnya ingin meningkatkan keterampilan untuk bisa bekerja," lanjut Yuyum.

Dalam mengeksekusi program penyerapan tenaga kerja ini, Disnaker Samarinda menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda serta sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta. Kolaborasi ini menerapkan skema Training Management Tailor (TMT) yang dilanjutkan dengan pendampingan perizinan agar para peserta pelatihan siap membuka usaha sendiri.

"Jadi setelah itu kita bantu mendampingi mereka untuk mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha)," tutup Yuyum.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :