PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Ajudan Terakhir Soekarno Diganjar Pangkat Kehormatan Republik Indonesia

Home Berita Ajudan Terakhir Soekarno ...

Sosok yang pernah mendampingi Bung Karno pada masa transisi kekuasaan tahun 1967 itu kini menerima penghormatan tertinggi dari negara. 


Ajudan Terakhir Soekarno Diganjar Pangkat Kehormatan Republik Indonesia
Ajudan Bung Karno Sidarto Danusubroto Mendampingi Bung Karno. Foto via Fajar

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat kehormatan Republik Indonesia kepada Sidarto Danusubroto dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor, Rabu (2/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan melalui penyematan pangkat baru oleh Presiden Prabowo kepada Sidarto yang dikenal sebagai ajudan terakhir Presiden pertama RI Soekarno pada masa transisi politik pasca-Surat Perintah Sebelas Maret.

Sidarto mulai bertugas sebagai ajudan Bung Karno pada 6 Februari 1967 menggantikan Komisaris Besar Polisi Sumirat. Ia mendampingi sang proklamator pada periode terakhir kekuasaan hingga menjelang wafatnya.

Perwira kelahiran Pandeglang, Banten, 11 Juni 1936 itu merupakan lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang kemudian melanjutkan pendidikan kepolisian di Amerika Serikat pada 1964–1965. Latar belakang pendidikan tersebut pernah disebut sebagai salah satu pertimbangan penunjukannya sebagai ajudan Presiden Soekarno.

Dalam perjalanan pengabdiannya, Sidarto sempat menjalani pemeriksaan selama empat tahun karena dikaitkan dengan rencana pelarian Bung Karno saat menjalani masa tahanan rumah di Wisma Yaso.

Kariernya di kepolisian kemudian terus berlanjut. Ia pernah menjabat Kapolres Tangerang, Kepala Dinas Penerangan Polri, Kepala Interpol Indonesia, hingga dipercaya menjadi Kapolda Sumatera Bagian Selatan dan Kapolda Jawa Barat.

Setelah pensiun dari Polri, Sidarto aktif di dunia politik sebagai anggota DPR/MPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan selama tiga periode. Pada 2013, ia ditunjuk menjadi Ketua MPR RI menggantikan Taufiq Kiemas yang meninggal dunia saat menjabat. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat kehormatan Republik Indonesia kepada mantan Ketua MPR RI periode 2013-2014 Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto yang juga merupakan mantan ajudan Presiden pertama RI Soekarno dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).  (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Aditya Ramadhan)

Selain Sidarto, Presiden Prabowo juga menganugerahkan pangkat kehormatan kepada Taufiequrachman Ruki dan Taufiq Effendi dalam rangkaian upacara Hari Bhayangkara ke-80.  

Taufiq Effendi, adalah putra daerah asal Kalimantan Selatan. Ia pensiun dengan pangkat terakhir brigadir jenderal. Setelah pensiun dari Polri,  ia ditunjuk oleh Presiden ketika itu, Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai Menpan-RB,.

Pria kelahiran Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalsel, pada 12 April 1941 itu juga dikenal melalui peran politiknya sebagai anggota DPR RI dari Dapil Kalsel I, di mana ia dikenal aktif memperjuangkan aspirasi lokal di Komisi II

Sidarto sendiri merupakan ajudan terakhir Presiden pertama RI Soekarno yang mulai bertugas pada 6 Februari 1967, di tengah masa transisi politik pasca-Supersemar.

Penugasan tersebut membuatnya menjadi salah satu saksi langsung periode terakhir kehidupan politik Bung Karno. Dalam berbagai kesempatan, Sidarto mengaku memandang masa pengabdiannya mendampingi sang proklamator sebagai kehormatan terbesar dalam perjalanan hidupnya.

Kedekatan itu pula yang membuatnya dikenal sebagai salah satu figur yang memiliki pengalaman langsung terhadap dinamika kekuasaan pada masa akhir pemerintahan Soekarno sebelum kemudian melanjutkan karier panjang di kepolisian, parlemen, hingga menjadi Ketua MPR RI.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :