PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Barak Bujang Polisi di Balikpapan Pakai APBD Bontang, Polda Kaltim Beri Penjelasan

Home Berita Barak Bujang Polisi Di Ba ...

Alokasi Rp17,7 miliar dari APBD Bontang untuk membangun barak polisi di Balikpapan akhirnya dijelaskan. Polda Kaltim menyebut fasilitas itu untuk memastikan personel siap digerakkan kapan saja.


Barak Bujang Polisi di Balikpapan Pakai APBD Bontang, Polda Kaltim Beri Penjelasan
ILUSTRASI Markas Polda Kaltim. Foto: Tribratanewspoldakaltim.com

EKSPOSKALTIM, Bontang - Alokasi anggaran hibah Rp17,7 miliar dari Pemkot Bontang untuk pembangunan barak di Balikpapan mendapat penjelasan dari Polda Kalimantan Timur. Kepolisian menyebut fasilitas itu untuk mempercepat mobilisasi personel di seluruh wilayah Kaltim.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan proyek barak bujang itu dipastikan bertujuan mendukung kesiapsiagaan personel di tingkat provinsi.

Yulianto menjelaskan barak tersebut akan difungsikan sebagai pusat kesiapan personel yang dapat digerakkan sewaktu-waktu menghadapi potensi gangguan keamanan.

“Personel Polda itu wilayah tugasnya meliputi seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Jadi polisi yang ada di Polda itu juga akan mengamankan wilayah-wilayah termasuk Bontang,” ujarnya dikontak Ekspos Kaltim Jumat (27/3).

Menurutnya, pembangunan barak di Balikpapan telah melalui pembahasan bersama pemerintah daerah, termasuk Pemkot Bontang. Lokasi tersebut dipilih untuk menjawab kebutuhan kecepatan mobilisasi dalam situasi kontinjensi.

“Agar para personel dapat selalu standby siap setiap saat bisa digerakkan. Itulah pentingnya barak bujang itu,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot Bontang melalui Kesbangpol Bontang membenarkan alokasi anggaran tersebut sebagai hibah kepada instansi vertikal. Anggaran itu disebut mencakup pembangunan fisik, perencanaan, hingga pengawasan.

Dari total anggaran Rp17,7 miliar, sebesar Rp16,2 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik, Rp882 juta untuk perencanaan, dan Rp644 juta untuk pengawasan.

Pemkot, seperti dikutip dari Bontang Post juga menegaskan Bontang bukan satu-satunya daerah yang berkontribusi. Sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur disebut turut memberikan dukungan serupa dengan skema hibah.

Meski proyek berada di luar wilayah administratif, pemerintah kota menyatakan tetap melakukan pengawasan melalui monitoring berkala dan koordinasi dengan pihak Polda Kaltim.

Proyek ini direncanakan mulai berjalan pada April 2026, namun proses pengadaan masih dalam tahap tender ulang.

Selain hibah ke Polda Kaltim, Pemkot Bontang juga mengalokasikan anggaran untuk instansi vertikal lain, termasuk Kejaksaan Negeri dan Polres Bontang, untuk pembangunan sarana dan prasarana.

"Barak bujang sebagai upaya penguatan kesiapsiagaan keamanan tingkat provinsi," jelas Yuliyanto.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%100%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :