PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bantuan untuk Korban Banjir Kubar Mulai Masuk, Sejumlah Kampung Masih Terisolasi

Home Berita Bantuan Untuk Korban Banj ...

Kutai Barat mulai menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah wilayah terdampak banjir kiriman dari hulu Mahakam, dengan fokus awal di Kecamatan Tering dan Long Iram serta pembukaan posko darurat di titik-titik utama.


Bantuan untuk Korban Banjir Kubar Mulai Masuk, Sejumlah Kampung Masih Terisolasi
Bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Tering dan Long Iram, Kabupaten Kubar mulai didistribusikan sejak Kamis (21/5/2026) malam. Foto: BPBD Kukar

EKSPOSKALTIM, Kutai Barat - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, akhirnya mengirimkan bantuan logistik bagi ribuan warga yang terdampak bencana banjir. Sejak Kamis (21/5/2026) malam, armada bantuan mulai dikerahkan untuk mendistribusikan pasokan sembako ke titik-titik parah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, Suwalas Daya Guna, menjelaskan bahwa fokus penyaluran bantuan pada hari pertama diprioritaskan untuk warga di Kecamatan Tering dan Kecamatan Long Iram.

"Sejak semalam kami sudah mendistribusikan bahan pokok penting (sembako), seperti beras, gula, minyak goreng, telur, mi instan, dan air mineral. Selain itu, kami juga menyalurkan kebutuhan khusus untuk balita serta kelompok lansia," kata Suwalas.

Cakupan Bantuan Diperluas, 3 Posko Darurat Didirikan

Suwalas menambahkan cakupan distribusi logistik nantinya akan terus diperluas ke sejumlah wilayah terdampak lainnya, termasuk Kecamatan Melak dan Kecamatan Mook Manaar Bulatn.

Saat ini, pihak BPBD masih menunggu hasil kaji cepat dari lapangan guna menyesuaikan volume bantuan agar tepat sasaran sesuai jumlah jiwa yang membutuhkan.

Sebagai langkah taktis penanganan dampak bencana yang meluas, BPBD Kubar telah mendirikan tiga posko darurat utama. Ketiga posko tersebut berlokasi di Kecamatan Tering, Long Iram, dan Melak. Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi masyarakat umum atau pihak swasta yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan.

"Bantuan dari masyarakat bisa langsung diserahkan ke posko-posko darurat yang sudah kami siapkan dengan berkoordinasi terlebih dahulu bersama pihak kecamatan setempat," ungkapnya.

Kasi Trantibum Kecamatan Tering, Rusdi Anwar, mengaku lega bantuan logistik akhirnya tiba di wilayahnya untuk meringankan beban warga yang terisolasi. Namun, ia mengingatkan bahwa dinamika di lapangan bergerak sangat cepat.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang datang. Namun, kami tetap berharap ada bantuan lanjutan dari elemen masyarakat lain karena situasi terus berkembang. Berdasarkan laporan awal, baru 9 kampung yang terdampak, tetapi saat ini sudah meluas hingga 11 kampung," kata Rusdi.

Hulu Mulai Surut, Banjir Bergeser Targetkan Kawasan Hilir

Suwalas menerangkan bahwa banjir ini murni merupakan banjir kiriman dari kawasan hulu di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Berdasarkan pengamatan visual pada Jumat siang, debit air di wilayah hulu sebenarnya sudah mulai menunjukkan tren berkurang.

Kendati kawasan hulu seperti Tering dan Long Iram mulai surut, tumpahan air kini bergerak mengalir ke kawasan hilir Sungai Mahakam yang masuk dalam wilayah administratif Kutai Barat.

Beberapa wilayah hilir yang dilaporkan mulai kemasukan air dan terdampak banjir di antaranya adalah Kecamatan Melak, Barong Tongkok, Muara Pahu, dan Penyinggahan.

"Fokus kami sekarang adalah memantau dan mengantisipasi daerah-daerah di hilir tersebut. Kami juga masih terus memantau informasi terkini perkembangan debit air dari Muara Lawa," pungkas Suwalas.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :