google-site-verification: google21951ce8c6799507.html
PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tak Mau Telat Lagi, Kaltim Gas Distribusi Seragam Sekolah Gratis

Home Berita Tak Mau Telat Lagi, Kalti ...

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempercepat pengadaan dan distribusi seragam sekolah gratis pada 2026 agar bantuan pendidikan tersebut sudah diterima siswa tepat saat tahun ajaran baru dimulai.


Tak Mau Telat Lagi, Kaltim Gas Distribusi Seragam Sekolah Gratis
ILUSTRAsi siswa. Foto via RRI

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur menargetkan percepatan distribusi program seragam sekolah gratis pada tahun anggaran 2026. Itu, agar dapat diterima siswa bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru pertengahan tahun ini.

Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan mengatakan percepatan tersebut dilakukan sebagai hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya yang masih berada dalam masa transisi penyesuaian sistem penyaluran.

“Pada 2026 pengadaan kami percepat. Targetnya seragam sudah dibagikan saat tahun ajaran baru, dengan alokasi sekitar 65 ribu paket,” ujar Rahmat di Samarinda, Jumat (16/1). 

Pemerintah provinsi, kata dia, berkomitmen memperbaiki mekanisme distribusi agar berjalan lebih efektif dan tepat waktu, sehingga siswa tidak lagi menunggu bantuan setelah kegiatan belajar mengajar berjalan.

Disdikbud Kaltim baru saja menuntaskan penyaluran 63.718 paket seragam sekolah gratis dengan capaian realisasi fisik 100 persen di lapangan. Paket bantuan tersebut mencakup kemeja, celana, sepatu, tas sekolah, serta jilbab bagi siswi muslim.

Program ini menjangkau 558 satuan pendidikan, mulai dari SMA, SMK, hingga SLB, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Rahmat memastikan kuota bantuan pada periode sebelumnya mencukupi kebutuhan siswa baru, meskipun terdapat tren peningkatan jumlah peserta didik.

Penyerahan fisik paket seragam yang bersumber dari APBD 2025 telah dilakukan serentak oleh sekolah kepada siswa pada 5–6 Januari 2026, bertepatan dengan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar.

Ia mengakui tantangan geografis, terutama di wilayah terpencil dengan akses transportasi terbatas. Namun, kendala tersebut diatasi melalui metode jemput bola oleh tim di lapangan agar distribusi tetap tepat waktu.

Seluruh paket bantuan dipastikan telah tersalurkan merata ke sekolah negeri maupun swasta. Program ini dinilai membantu meringankan beban biaya pendidikan orang tua sekaligus mendorong kesetaraan fasilitas pendidikan bagi pelajar di Benua Etam.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :

Komentar Facebook

komentar