Emas sebenarnya menguat tiga hari beruntun di awal pekan.
EKSPOSKALTIM - Harga emas Antam di laman Logam Mulia, Sabtu (15/11), turun Rp50.000 dari Rp2.398.000 menjadi Rp2.348.000 per gram. Harga buyback ikut melemah ke Rp2.209.000 per gram. Penjualan tersedia dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Setiap transaksi jual dikenakan potongan pajak sesuai PMK 34/PMK.10/2017. Buyback di atas Rp10 juta terkena PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak dipotong langsung dari total nilai buyback.
Daftar harga pecahan emas Antam per Sabtu
0,5 gram: Rp1.224.000
1 gram: Rp2.348.000
2 gram: Rp4.636.000
3 gram: Rp6.929.000
5 gram: Rp11.515.000
10 gram: Rp22.975.000
25 gram: Rp57.312.000
50 gram: Rp114.545.000
100 gram: Rp229.012.000
250 gram: Rp572.265.000
500 gram: Rp1.144.320.000
1.000 gram: Rp2.288.600.000
PPh pembelian emas mengikuti aturan yang sama. Pembeli dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian disertai bukti potong.
Di pasar global, harga emas dunia melemah di akhir pekan. Penguatan yang terjadi sepanjang pekan berbalik setelah pemerintah Amerika Serikat kembali dibuka dan harapan pemotongan suku bunga The Fed memudar. Mengutip Refinitiv, harga emas pada penutupan perdagangan Jumat (15/11/2025) tercatat 4.079,65 dolar AS per troy ons, turun 2,2 persen. Meski begitu, kinerja pekanan masih tumbuh 2 persen.
Emas sebenarnya menguat tiga hari beruntun di awal pekan. Lonjakan tertinggi terjadi Senin (10/11/2025) dengan kenaikan 2,92 persen, rekor harian tertinggi sejak 15 April 2025. Penguatan itu dipicu kekhawatiran melemahnya ekonomi AS dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed. Dolar yang melemah ikut mendorong minat terhadap emas.
“Kekhawatiran ekonomi AS karena data yang lemah, dan fokus utama tetap pada indeks dolar,” kata analis Reliance Securities, Jigar Trivedi, Sabtu (15/11/2025). Ia menambahkan pembelian aset safe haven meningkat akibat perang dagang dan ketegangan geopolitik.
Data ekonomi AS pekan lalu menunjukkan kehilangan lapangan kerja sepanjang Oktober 2025, terutama di sektor pemerintah dan ritel. Sentimen konsumen juga jatuh ke titik terendah dalam 3,5 tahun, dipicu kekhawatiran dampak ekonomi dari penutupan pemerintah yang panjang.
Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett bahkan memperingatkan pertumbuhan ekonomi kuartal keempat bisa negatif jika penutupan berlanjut. Pelaku pasar kini menilai peluang penurunan suku bunga The Fed pada Desember berada di angka 65 persen.
Namun emas berbalik melemah pada dua perdagangan terakhir setelah pemerintahan AS dibuka kembali. “Logam mulia terjebak dalam aksi jual luas ketika saham, obligasi, dolar, dan kripto sama-sama jatuh. Ini pola klasik beli-rumor, jual setelah pemerintah dibuka kembali,” kata pedagang logam independen, Tai Wong.
Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed juga memudar. “Kemungkinan penurunan suku bunga pada Desember makin kecil, itu yang menekan pasar emas dan perak,” ujar David Meger dari High Ridge Futures. Data FedWatch CME menunjukkan peluang pemotongan 25 basis poin turun ke 50 persen dari 64 persen di awal pekan.
Emas biasanya berkinerja baik saat ekonomi tidak stabil dan suku bunga rendah. Namun penurunan kali ini juga dipicu likuidasi. “Saat margin call terjadi, pedagang menutup semua posisi. Itu termasuk emas,” tulis analis City Index dan FOREX.com, Fawad Razaqzada.



