Penajam, EKSPOSKALTIM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengimbau masyarakat agar berhati-hati. Modus penipuan berkedok bantuan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sedang marak.
"Kami mengingatkan warga untuk waspada terhadap penawaran bantuan aktivasi IKD yang belakangan ini marak dilakukan melalui WhatsApp," kata Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Dukcapil Penajam, Senin (7/7).
Ia mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan dari warga yang dihubungi oleh oknum tak dikenal lewat pesan singkat. Namun hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk ke pihaknya.
Dijelaskan bahwa baik Dinas Dukcapil Penajam Paser Utara maupun Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri tidak pernah menghubungi warga secara langsung melalui pesan pribadi untuk layanan aktivasi atau pendaftaran IKD.
"Kalau ada yang mengaku dari Dukcapil dan menawarkan aktivasi IKD lewat telepon atau surat, itu dipastikan penipuan. Kami tidak pernah melakukan itu secara personal," tegasnya.
Pihaknya menyatakan akan menindak tegas segala bentuk penipuan yang mencatut layanan administrasi kependudukan.
Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya jika ada yang mengatasnamakan lembaga Dukcapil dan menawarkan bantuan aktivasi IKD, karena bisa berpotensi pada penyalahgunaan data pribadi.
Dony Ariswanto menekankan pentingnya menjaga keamanan identitas diri. Bila ingin mengakses layanan IKD, warga diminta datang langsung ke kantor Dukcapil atau menghubungi kanal layanan resmi milik pemerintah.
"Semua layanan adminduk gratis, termasuk pembuatan KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, dan akta kematian," tutupnya.

