Bontang, EKSPOSKALTIM - Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lima dapur penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bontang Barat dan Bontang Utara. Sidak ini menindaklanjuti kekhawatiran orang tua terkait isu keracunan siswa yang ramai di media sosial.
Agus menyebut pengecekan dilakukan di dapur MBG di Kelurahan Kanaan, Guntung, Gunung Elai, dan dua dapur di Api-Api. Fokusnya memastikan makanan yang dikirim ke sekolah memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi.
“Tindakan ini untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan terpantau baik, serta mencegah kejadian tidak diinginkan di kemudian hari,” ujarnya.
Dari hasil peninjauan, seluruh dapur dinilai aman. Agus mengingatkan pihak sekolah ikut memastikan makanan diperiksa sebelum dibagikan ke siswa. “Alhamdulillah terpantau aman. Program Presiden harus berjalan lancar dan aman. Sekolah juga wajib memeriksa makanan yang sudah diterima,” katanya.
Agus menambahkan Pemkot akan memanggil seluruh pihak yang terlibat dalam operasional dapur MBG pada Kamis (25/9). Pertemuan itu akan membahas detail penyediaan makanan, mulai dari belanja bahan, proses memasak, hingga distribusi ke sekolah.
“Bahan baku harus segar, tidak boleh ada yang disimpan lama. Waktu tempuh dari dapur ke sekolah juga harus dihitung dengan jelas,” tegasnya.

