PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Miris, Anak Usia 3 Tahun Ini Hanya Berbobot 7 Kilogram

Home Berita Miris, Anak Usia 3 Tahun ...

Miris, Anak Usia 3 Tahun Ini Hanya Berbobot 7 Kilogram
Muhammad Afdal berada dipangkuan Ibunda, Andi Nidar. (EKSPOSKaltim/Ismail)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Kondisi Muhammad Afdal, Bocah 3 tahun asal warga Jalan RE Martadinata RT 08, Kampung Rawa-Rawa, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara begitu memprihatinkan.

Pasalnya, Afdal hanya bisa terbaring lemah di atas kasur dan tak dapat berbuat apa-apa. Sejak dilahirkan, ia sudah divonis dokter mengidap penyakit Microsefalus dan CP (Cerebral Palsy).

Selama tiga tahun, Afdal hanya dapat berdiam diri di rumah, tak bisa menikmati masa kecilnya dengan bermain bersama kawan sebayanya.

Bahkan di usia yang sudah menginjak 3 tahun 10 bulan, Afdal hanya memiliki bobot 7 kilogram akibat penyakit Microsefalus yang diidapnya itu.

Penyakit ini begitu merenggut masa kecil Afdal, mempengaruhi pertumbuhan otaknya sehingga apa yang dikatakan orang lain pun tak dapat diresponnya.

Ibunda Afdal, Andi Nidar (20) mengatakan bahwa anak pertamanya ini tak memiliki tenaga menggerakkan organ tubuhnya, apalagi untuk berdiri.

Afdal tak bisa berucap, tersenyum pun ia tak mampu. Satu-satunya ekspresi yang bisa dilakukan hanya menangis dan melihat keatas, dikarenakan penyakit yang dideritanya itu.

“Sama sekali enggak bisa ngapa-ngapain, badannya kaku. Ya, paling yang bisa dilakuin cuman tidur, nangis. Sering kami ajak ngobrol, kadang direspon kadang juga tidak,” kata Andi Nidar dengan suara lirih, saat ditemui di kediamannya, Senin (12/12).

Tak hanya itu, bekas sayatan pasca operasi pun terlihat di bagian perut Afdal. Ironisnya lagi, di dinding perut sisi kiri Afdal ini terdapat lubang usus yang hanya dibungkus kantong plastik es dan selotip bening.

Nidar mengaku terpaksa melakukan itu, lantaran tak mampu membeli kantong stoma untuk anaknya usai menjalani operasi akibat tak pernah buang air besar selama 3 bulan.

"Waktu itu anak saya perutnya membesar mas, saya bawalah ke RSUD untuk menjalani pengobatan. Setelah mendapat pengobatan beberapa saat, akhirnya pihak rumah sakit mengharuskan untuk operasi,” pungkasnya.

“Alhamdulillah operasi lancar, dan pihak rumah sakit mengharuskan untuk kontrol setiap 6 bulan sekali. Karena saya tidak memiliki dana, ya sudah 2 tahun ini lukanya saya tutupi seadanya saja daripada lukanya terbuka," kata ia dengan raut wajah menyesal.

Untuk diketahui, Mikrosefalus seringkali berhubungan dengan keterbelakangan mental. Mikrosefalus dapat terjadi setelah infeksi yang menyebabkan kerusakan pada otak pada bayi yang sangat muda (misalnya meningitis dan meningoensefalitis).


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :