EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober, merupakan momentum untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
“Nilai luhur yang tertuang dalam setiap sila Pancasila harus kita amalkan. Beberapa lintasan sejarah harus jadi pelajaran berharga,” kata Dandim 0908 Bontang Letkol Arh Choirul Huda, saat ditemui usai mengikuti peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Jumat (1/10/2021).
Baca juga : Asik Bermain Judi, Lima Warga Muara Badak Diringkus Polisi
Ingat, sejak awal Pancasila dijadikan ideologi negara, lanjut dia, banyak sekali yang menggangu dan mencoba untuk merubah idielogi itu, sehingga momentum ini jangan sampe hilang sebagai pengingat bagaimana negara ini dibentuk dan disusun oleh para pendahulu.
Dandim Choirul Huda menegaskan, tidak ada ruang bagi kelompok maupun perorangan yang ingin mencoba-coba untuk membelokan atau merubah ideologi Pancasila di negara ini. Sebab itu, menjaga keutuhan bangsa ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah, namun tugas seluruh lapisan masyarakat.
“Komunis sudah diharamkan di negara ini termasuk dengan faham-fahamnya, jadi jangan coba-coba untuk membelokan ideologi Pancasila,” jelasnya.
Baca juga : Curi Motor, Pria di Muara Badak Diringkus di Poskamling
Disinggung soal situasi Kamtibmas di Kota Taman (sebutan Bontang), ia menilai Bontang seperti miniaturnya Indonesia, dimana masyarakatnya berasal dari berbagai suku dan agama yang dapat menyatu dengan baik.
“Keberagaman yang ada (di Kota Bontang) bukan untuk jadi alat pemecah belah, tetapi jadi pemersatu. Seluruh suku yang ada di Kota Bontang harus bersatu, bahu-membahu membangun Botang menjadi lebih kota yang baik,” pesannya.

