EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim tengah mematangkan persiapan menjelang pencoblosan Pemilu 2019, pada Rabu 17 April mendatang.
Segala kekurangan, menurut Ketua KPU Kaltim Rudiansyah telah dikoordinasikan untuk diselesaikan. Misalnya saja, kekurangan 46 ribu surat suara yang tengah diatasi secara bertahap.
Baca juga: Peduli Kesehatan, PT Pupuk Kaltim Luncurkan Program Viral 500 K
Selain itu, adanya surat edaran dari KPU RI untuk pencermatan surat suara khususnya pemilihan presiden, DPR RI dan DPD yang awalnya dianggap rusak telah dinyatakan layak atau bisa digunakan.
"Logistik yang baru tiba tak serta merta langsung dimasukan dalam kotak distribusi, tetapi melalui proses sortir kelayakan terlebih dahulu. Setelah itu di daerah, kembali melalui proses kelayakan,” ungkap Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah, Sabtu (13/4) malam di kantor KPU Kaltim.
Ia menjelaskan, sebagian besar logistik untuk daerah terjauh seperti di Kutim dan Mahulu telah terdistribusi. Sisanya, didistribusikan dengan dukungan heli dan kapal perang milik TNI.
Baca juga: Aksi Tolak Pabrik Semen Ricuh, Massa Menolak Wagub Berdialog
“Sejak 11 April lalu heli sudah siap terbang, Pemprov mendukung dengan suplai bahan bakar. Kendalanya memang karena barangnya yang belum tiba. Tetapi itu tinggal menunggu saja. Semuanya sudah proses menuju Kaltim,” tambahnya.
Menurutnya, memang kondisi geografis di Kaltim menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi surat suara hingga ke plosok Kaltim. Daerah terjauh seperti Mahulu menjadi konsentrasi utama distribusi.
Sedangkan untuk sebagian Kutim dan Sandaran menggunakan kapal perang TNI AL meski tetap mengupayakan jalur darat.
“Kami yakin semuanya siap tepat waktu,” tandasnya. (*)

