EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Ketua DPRD Bontang Nursalam menyambut baik warga korban banjir yang berhimpun di Forum Masyarakat Korban Banjir Kota Bontang (FMKBB), yang datang mengadu ke DPRD Kota Bontang, Selasa (11/6).
Wakil Koordinator FMKBB, Rudi Triyanto menjelaskan, selain mengadu, kedatangannya juga sekaligus menyampaikan sejumlah aspirasi tentang penanggulangan dan pencegahan banjir ke depan.
“Kita hanya ingin ada sulusi dalam proses pencegahan dan penanggulangan banjir, paling tidak meminimalisir dampak yang ditimbulkan jika terjadi lagi, kita tahu semua butuh proses,” sambungnya.
Dalam pertemuan tersebut FMKBB menyampaikan empat hal terkait banjir. Pertama, penanganan banjir hingga saat ini belum sesuai dengan harapan masyarakat. Kedua, mendesak pemerintah meminta pertanggung jawaban kepada pihak-pihak yang diduga penyebab terjadinya banjir, sehingga menimbulkan kerugian material yang jumlahnya signifikan.
Kemedian mereka juga meminta kepada Pemerintah Kota Bontang bersama dengan DPRD Kota mengambil tindakan tegas kepada pihak – pihak yang menjadi penyebab rusaknya lingkungan dan alam sekitar atas eksploitasi tanah atau bumi secara berlebihan, atau tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terakhir, mereka meminta kepada Pemerintah Kota Bontang untuk melakukan pengawasan secara berkala dan membangun sarana dan prasarana bagi masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi lagi banjir.
Menanggapi asprasi FMKBB tersebut, Wakil Ketua DPRD Bontang Faisal mengatakan, pihaknya telah mendengar langsung aspirasi dari FMKBB.
“Warga menginginkan agar bencana banjir tidak terjadi lagi di kota Bontang,” ujarnya.
Aspirasi warga tersebut, kata Faisal, dalam waktu dekat akan dikonsultasikan dengan OPD terkait, sehingga diketahui masyarakat seperti apa langkah pemerintah mengatasi banjir.
“Kami akan pertemukan warga dengan OPD terkait banjir di RDP,” ungkapnya. (adv)

