EKSPOSKALTIM, Bontang - Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ima (43), warga Jalan Makassar, Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat ini memilih menjual ikan hias di Area Pasar Telihan.
Pekerjaan ini telah ia lakoni sejak Juli 2016 lalu hingga sekarang. Meski tidak begitu menjanjikan, namun ia tetap tabah menjalankan pekerjaan ini.
Keinginan Ima tak muluk-muluk, yang penting apa yang ia jalankan ini bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya tanpa harus meminta belas kasih dari orang.
"Jualannya tidak ada libur, kecuali kalau cuaca tidak mendukung saya juga tidak jualan. Saya jualan dari pagi sampai siang saja, karna siang itu sudah mulai sepi pembeli," kata Ima kepada Eksposkaltim, Pasar Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Kamis (5/1).
Ikan hias yang dijual Ima ini bervariatif, mulai dari harga Rp15 ribu hingga Rp 25 ribu per ekor. Harga tersebut dinilai tidak memberatkan bagi pembeli, jika melihat corak dan model ikan yang ia jual tersebut.
"Sehari tidak banyak pembeli, hanya beberapa orang saja. Ya dapatnya segitu juga, paling banyak 120 ribu rupiah. Tapi itu sudah lumayan mas daripada tidak ada sama sekali yang laku," ujar Ima sembari tersenyum.
Dikatakan Ima, pembeli ikan hias ini kebanyakan datang dari kalangan anak-anak . Olehnya, tak jarang jika melihat ikan yang ia jual ini tak dibeli anak-anak saat melintas di depannya.
Diakui Ima, setiap bulannya ia bisa meraup sebesar Rp3 juta dari penjualan ikan hias. Namun tentunya, sebagian akan kembali ia jadikan modal untuk membeli ikan tersebut terus dijual kembali.
" Ikannya ada empat jenis aja, ada Bokim, Cupang, Komet dan Koki. Yang sering laku ikan Cupang, karena sangat diminati anak-anak, " ujarnya.
Ima berharap usahanya ini bisa dikembangkan lebih besar lagi. Namun ia menyadari, semua itu tentu membutuhkan modal yang cukup besar pula.

