PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Ketegangan Timur Tengah Bakar Harga Minyak Dunia, CPO Mulai Bangkit saat Emas Domestik Tertekan

Home Berita Ketegangan Timur Tengah B ...

Ketegangan Timur Tengah Bakar Harga Minyak Dunia, CPO Mulai Bangkit saat Emas Domestik Tertekan
Kondisi geopolitik di kawasan timur tengah memberi sentimen berbeda pada komoditas. (AFP)

EKSPOSKATIM, Samarinda - Pasar komoditas global bergerak dinamis dengan sentimen yang bervariasi pada akhir pekan ini. Konflik geopolitik yang memanas di Timur Tengah sukses melambungkan harga minyak mentah dunia.

Sementara itu, komoditas sawit (Crude Palm Oil/CPO) berangsur bangkit berkat kebijakan insentif dari India. Sebaliknya, harga emas domestik justru menunjukkan tren koreksi tajam akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Berikut adalah laporan sentimen komoditas terkini yang dihimpun dari berbagai bursa internasional dan domestik per Jumat, 25 September 2026:

1. Energi: Harga Minyak Dunia Melonjak 3% Terbakar Konflik Houthi

Harga minyak mentah dunia ditutup melonjak sekitar 3% ke level tertinggi dalam sepekan terakhir. Lonjakan dipicu oleh serangan rudal Houthi ke infrastruktur di Arab Saudi yang menghidupkan kembali kekhawatiran pasar atas gangguan pasokan energi global.

Minyak Brent pengiriman November 2026 ditutup naik 3,4% ke level US$ 106,60 per barel, sementara WTI naik 2,7% ke US$ 94,61 per barel di tengah ketidakpastian logistik.

2. Perkebunan: Sentimen Positif India Angkat Harga CPO dari Tekanan

Harga CPO di Bursa Malaysia berbalik ke zona positif setelah sempat tertekan potensi surplus stok Malaysia. Kebijakan India memangkas bea masuk minyak nabati menjadi 11% turut mendongkrak pasar.

Di dalam negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Referensi CPO September 2026 naik menjadi US$ 1.007,51 per metrik ton dengan Bea Keluar US$ 148 per metrik ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menyampaikan HR CPO periode September 2026 naik dibandingkan periode Agustus 2026. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 148 per MT dan PE CPO sebesar 12,5 persen dari HR CPO periode September 2026.

3. Logam Mulia: Emas Antam Anjlok ke Rp 2.605.000 per Gram

Harga emas Antam di PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot Rp 25.000 per gram ke posisi Rp 2.605.000 per gram seiring koreksi emas dunia di bawah US$ 4.300 per ons troy akibat penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga The Fed. Harga buyback turut turun ke Rp 2.435.000 per gram, senada dengan tren Emas Pegadaian yang melandai.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :