PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kecelakaan Maut Km 10 Balikpapan: Sopir Tak Mabuk Tapi Mengantuk

Home Berita Kecelakaan Maut Km 10 Bal ...

Dugaan sopir mabuk sempat beredar di media sosial terkait kecelakaan maut Jalan Soekarno-Hatta KM 10 Balikpapan.


Kecelakaan Maut Km 10 Balikpapan: Sopir Tak Mabuk Tapi Mengantuk
Pengemudi Daihatsu Sigra, S (36), yang terlibat kecelakaan maut dengan pengendara Honda Beat di KM 10 Balikpapan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Pengemudi mobil Daihatsu Sigra berinisial S (36) yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Soekarno-Hatta Km 10, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, mengakui dirinya mengemudikan kendaraan dalam kondisi mengantuk berat usai begadang semalam suntuk.

Insiden "adu banteng" yang terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekira pukul 05.30 WITA tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor Honda Beat, Hermawan Samosir (22).

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Balikpapan, Ipda Danang Suparman, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Sugianto mengakui kelalaiannya karena terburu-buru dan tidak berkonsentrasi saat hendak mendahului kendaraan di depannya.

"Pengemudi melaju dari arah Balikpapan menuju Samarinda. Begitu melambung dan melanggar marka jalan, dari arah berlawanan datang sepeda motor korban. Karena jarak yang terlalu dekat dan kecepatan tinggi, tabrakan tidak dapat dihindari," ujar Danang, Selasa (28/7).

Benturan keras di depan dealer Hino Astra Jaya tersebut menyebabkan Hermawan Samosir mengalami cedera kepala berat. Korban sempat dievakuasi ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, namun nyawanya tidak tertolong.

Bantah Isu Pengemudi Mabuk

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polresta Balikpapan juga meluruskan informasi yang sempat beredar liar di media sosial mengenai dugaan pengemudi mobil berada di bawah pengaruh minuman keras.

Danang memastikan dari hasil pemeriksaan fisik dan medis awal, petugas tidak menemukan indikasi bahwa pelaku dalam keadaan mabuk.

"Informasi kalau sopir mabuk itu tidak benar. Dari pemeriksaan yang kami lakukan tidak ada indikasi ke sana. Penyebab utamanya karena pengemudi kurang istirahat dan mengantuk usai begadang, sehingga konsentrasinya menurun saat mendahului," tegas Danang.

Murni Faktor Kelalaian Pengemudi

Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol MD Djauhari, menegaskan bahwa kecelakaan ini murni dipicu oleh faktor human error atau kelalaian manusia.

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunjukkan kondisi jalan beraspal lurus, cuaca cerah, dan kedua kendaraan dinyatakan laik jalan.

"Pengemudi melaju melebihi batas kecepatan maksimal, tidak memperhatikan arus kendaraan dari arah berlawanan, serta melanggar marka jalan utuh," jelas Djauhari.

Saat ini, pengemudi Daihatsu Sigra beserta barang bukti telah diamankan di Unit Laka Lantas Polresta Balikpapan guna menjalani proses penyidikan hukum lebih lanjut.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :