PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Karhutla Kaltim: Berapa Hektare Terbakar, Daerah Mana Paling Terdampak?

Home Berita Karhutla Kaltim: Berapa H ...

Karhutla di Kaltim berdampak pada 9.969,31 hektare lahan sepanjang 2026. Meski kejadian harian turun menjadi lima pada 25 Oktober, pemantauan satelit masih mendeteksi 273 titik panas. 


Karhutla Kaltim: Berapa Hektare Terbakar, Daerah Mana Paling Terdampak?
BPBD melaporkan kejadian harian terkait Karhutla di Kalimantan Timur turun menjadi lima pada 25 Oktober. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Samarinda — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) telah berdampak pada hampir 10 ribu hektare lahan sepanjang 2026. Di saat kejadian harian mulai menurun, pemantauan satelit masih merekam 273 titik panas yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, mengatakan total kejadian karhutla sejak awal tahun hingga 25 Oktober 2026 mencapai 2.388 kejadian. Luas area yang terdampak kerusakan tercatat 9.969,31 hektare.

“Total luasan dampak kerusakan akibat karhutla di Kaltim hingga kini telah menembus angka 9.969,31 hektare,” ucap Buyung, ditulis Senin (26/10). 

Dari total luasan tersebut, area lahan mendominasi dengan 7.764,83 hektare, sedangkan kawasan hutan yang terdampak mencapai 2.165,98 hektare.

273 Titik Panas, Kukar dan Kutai Timur Terbanyak

Pemantauan satelit pada 25 Oktober 2026 merekam 273 titik panas di Kaltim, yang didominasi kategori sedang. Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat jumlah terbanyak, yakni 96 titik.

Kutai Timur menyusul dengan 85 titik panas. Daerah lain yang terpantau meliputi Paser dengan 35 titik, Samarinda 15 titik, dan Kutai Barat 13 titik.

Sebaran lainnya terdeteksi di Bontang, Berau, dan Penajam Paser Utara, masing-masing sembilan titik. Sementara itu, Mahakam Ulu mencatat dua titik panas.

Titik panas merupakan indikasi anomali suhu yang terdeteksi melalui pemantauan satelit. Karena itu, keberadaannya tidak serta-merta berarti seluruh titik merupakan kebakaran aktif. Temuan tersebut menjadi petunjuk bagi petugas untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian Harian Menurun, Oktober Tetap Catat 537 Kasus

Di tengah besarnya dampak karhutla sepanjang tahun, BPBD Kaltim mencatat penurunan jumlah kejadian harian selama tiga hari terakhir, yakni pada 23–25 Oktober 2026.

“Jumlah kejadian karhutla harian konsisten menurun dari 12 kejadian menjadi 10, lalu menyusut lima kejadian,” kata Buyung di Samarinda, Senin.

Pada 25 Oktober, lima kejadian karhutla tersebar di empat kabupaten dan kota. Dua kejadian terjadi di Penajam Paser Utara, sedangkan masing-masing satu kejadian tercatat di Samarinda, Kukar, dan Bontang.

Meski jumlah kejadian harian menurun, akumulasi karhutla selama Oktober masih mencapai 537 kejadian dengan luas area terdampak 2.270,05 hektare.

BPBD Kaltim tetap menyiagakan tim gabungan untuk menangani kebakaran dan mengantisipasi munculnya titik api baru.

“Seluruh tim gabungan personel tetap disiagakan secara penuh guna memadamkan titik api serta mengantisipasi potensi karhutla,” kata Buyung Dodi Gunawan. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :