PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kabel AC Gedung DPRD Balikpapan Dicuri, Padahal Belum Serah Terima

Home Berita Kabel Ac Gedung Dprd Bali ...

Gedung baru DPRD Balikpapan yang diklaim telah rampung 100 persen justru menghadapi persoalan menjelang serah terima. Kabel instalasi AC dilaporkan dicuri saat masa pemeliharaan sehingga rapat paripurna perdana berlangsung tanpa pendingin ruangan.


Kabel AC Gedung DPRD Balikpapan Dicuri, Padahal Belum Serah Terima
Rapat paripurna perdana di gedung baru DPRD Balikpapan, Rabu (12/8). Meski belum diserahterimakan, kabel AC di gedung yang menelan anggaran Rp120 miliar-an ini raib digondol maling. Foto: Eksposkaltim/Erik

EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Pembangunan fisik gedung DPRD Balikpapan dinyatakan telah rampung 100 persen, namun masa pemeliharaan justru diwarnai pencurian kabel yang membuat fasilitas AC mati total.

Insiden ini mengganggu rapat paripurna perdana yang digelar para legislator di gedung baru pada Rabu (12/8).

Kepala Dinas PU Balikpapan Rita menegaskan pembangunan dari tahap I hingga III sudah selesai sepenuhnya. Namun, gedung baru tersebut belum bisa difungsikan secara optimal karena aksi pencurian kabel di area gedung.

"Pembangunan berjalan dari tahap I sampai tahap III semua sudah rampung 100 persen. Selama masa pemeliharaan ini, ternyata hampir semua kabel AC tercuri," ungkap Rita, Jumat (14/8).

Atas kejadian tersebut, Dinas PU menjadwalkan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi gedung hingga Senin (17/8). Rita mengatakan, serah terima gedung sebenarnya dijadwalkan Desember 2026, namun melihat kondisi saat ini, pihaknya berencana melakukan serah terima secara parsial.

Rapat Perdana Tanpa AC

Rapat paripurna perdana di gedung baru DPRD Kota Balikpapan pada Rabu (12/8) diwarnai keluhan dari anggota legislatif. Anggota DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, menyatakan tidak terima dengan kondisi gedung yang dinilai belum optimal.

Taufik menilai fasilitas pendukung utama belum memadai, terutama belum menyalanya fasilitas air bersih dan AC. Menurut perkiraannya, fisik pembangunan baru selesai sekitar 60 hingga 70 persen.

"Fasilitas pendukung utama di gedung baru ini belum memadai. AC dan air bersih belum menyala. Saya perkirakan pembangunan baru 60-70 persen," ujarnya.

Gedung Rampung, Pencurian Kabel Biang Kerok

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Dinas PU Balikpapan Rita mempertanyakan pernyataan pembangunan masih 70 persen. Ia menegaskan proyek sudah memasuki masa pemeliharaan dan bukan tahap pembangunan.

Ia menjelaskan demi efisiensi anggaran mengingat agenda rapat dewan selama ini kerap menyewa hotel, Dinas PU menerima surat permohonan dari ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al-Qadri untuk memanfaatkan gedung lebih awal.

Saat permohonan diajukan, kata dia, pihaknya telah memastikan seluruh fasilitas vital seperti sound system dan AC berfungsi dengan baik.

Namun, permasalahan terkuak selama masa pemeliharaan. Selain kabel AC, sejumlah peralatan milik pekerja bangunan juga hilang. Insiden ini telah dilaporkan kepada Ketua DPRD serta Sekretariat Dewan (Setwan).

Perbaikan Bertahap dan Laporan Polisi

Mengenai pasokan air bersih yang belum menyala, Dinas PU memastikan telah memasang instalasi beserta pompa air. Pihaknya akan melakukan pengecekan ulang dalam waktu dekat.

"Semoga pompa air juga masih ada. Karena ini gedung sudah mau dipakai, sementara kami akan perbaiki kabel-kabel yang dicuri secara bertahap," tuturnya.

Rita meminta pihak Sekretariat DPRD Balikpapan memperketat sistem keamanan di gedung baru tersebut, mengingat belum adanya fasilitas pengaman dasar seperti pagar pembatas.

"Kami minta keamanan terhadap bangunan ini mendapat perhatian juga. Kami juga akan membuat laporan ke kepolisian agar pelaku pencurian mendapat efek jera," tegas Rita.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :