PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hujan Berpotensi Guyur Kaltim Hari Ini, Waspada Petir dan Angin Kencang

Home Berita Hujan Berpotensi Guyur Ka ...

Warga Samarinda diminta meningkatkan kewaspadaan. BMKG memprakirakan hujan berpotensi turun sepanjang hari ini, dengan risiko petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.


Hujan Berpotensi Guyur Kaltim Hari Ini, Waspada Petir dan Angin Kencang
ILUSTRASi warga berjalan di tengah guyuran hujan. Foto: antara

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar, termasuk Samarinda, pada Jumat (27/2). 

Berdasarkan prakiraan terbaru, Kota Samarinda masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Meski tergolong tidak ekstrem, kondisi ini tetap perlu diwaspadai, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Prakirawan BMKG, Ranika, menjelaskan bahwa potensi hujan dipicu oleh adanya daerah konvergensi yang memanjang di sejumlah wilayah perairan Indonesia, seperti Samudra Hindia barat daya Banten, Samudra Pasifik timur laut Papua, hingga Laut Flores dan Laut Arafuru. Kondisi tersebut meningkatkan pertumbuhan awan hujan, termasuk di wilayah Kalimantan Timur.

Selain Samarinda, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah kota lain seperti Bandar Lampung, Surabaya, Tanjung Selor, Denpasar, Mamuju, Makassar, dan Merauke, yang bahkan dapat disertai petir dan angin kencang.

Sementara itu, hujan ringan hingga sedang juga diprakirakan terjadi di berbagai kota lain seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palangka Raya, Banjarmasin, hingga Manado.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara cepat, terutama potensi petir dan angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas harian.

Di sisi lain, peringatan juga ditujukan bagi pelaku pelayaran dan nelayan. BMKG sebelumnya mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan selatan Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara dalam periode 25–28 Februari 2026.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menyebut kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, sehingga diperlukan langkah mitigasi untuk meminimalkan potensi kecelakaan di laut. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :