PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Diskominfo Siagakan Server Cloud Untuk SPMB, Orang Tua Diingatkan Jangan Lupa Password

Home Berita Diskominfo Siagakan Serve ...

Diskominfo Siagakan Server Cloud Untuk SPMB, Orang Tua Diingatkan Jangan Lupa Password
Ilustrasi. Orang tua calon peserta didik mengakses laman Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Samarinda melalui perangkat telepon genggam. (EKspos Kaltim/Sintya)

EKSPOSKALTIM, SAMARINDA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kesiapan sistem pendaftaran daring dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Melalui laman resmi SPMB, seluruh proses pendaftaran calon peserta didik tahun ini dilakukan secara online dengan dukungan infrastruktur server yang digawangi langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Sekretaris Diskominfo Samarinda, Suparmin, membeberkan bahwa desain sistem aplikasi kali ini dirancang secara asimetris berdasarkan evaluasi berkala untuk menghentikan risiko penumpukan akses (traffic jam).

Strategi pemungkasnya adalah memisahkan jadwal pendaftaran secara ketat. Pintu pendaftaran untuk jenjang SD dan SMP diatur agar tidak terbuka pada waktu bersamaan.

“Bahkan di tingkat internal satu jenjang pun, lini waktu pendaftaran dipecah lagi berdasarkan jalur penerimaan supaya beban trafik nya proporsional,” kata dia.

Hasilnya terbukti impresif. Suparmin mengungkapkan bahwa aplikasi SPMB saat ini berjalan di atas infrastruktur server berbasis cloud berkekuatan delapan core prosesor. Hingga hari ini, infrastruktur tersebut baru menggunakan sebagian kecil dari kekuatannya.

"Sehingga dari sisi infrastruktur tangguh dan masih sangat aman," beber Suparmin.

Meski demikian, Diskominfo tak menurunkan kewaspadaan. Tim teknis tetap disiagakan penuh di balik layar untuk mengawal proses SPMB.

“Misalnya ada dokumen yang salah di unggah maupun persoalan akun pendaftar. Kami juga membuka layanan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kendala saat proses pendaftaran,” kata Suparmin.

Oleh sebab itu Suparmin mengimbau agar para orang tua calon peserta didik mencatat alamat email dan kata sandi (password) sesaat setelah melakukan registrasi awal pada sistem.

Langkah sederhana ini kerap dianggap sepele, padahal berakibat fatal jika terabaikan. "Paling sering terjadi justru lupa email atau password. Padahal itu adalah kunci utama untuk melangkah ke tahap verifikasi dan sistem berikutnya," pungkas Suparmin.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :