PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hotel di Kaltim Putar Haluan, Bidik Korporasi dan Tamu Individu di 2026

Home Berita Hotel Di Kaltim Putar Hal ...

Menurunnya porsi kegiatan pemerintah memaksa pelaku industri perhotelan di Kalimantan Timur mengubah arah. Segmen korporasi, pelanggan daring, hingga tamu individu kini menjadi sasaran utama demi menjaga tingkat hunian kamar pada 2026.


Hotel di Kaltim Putar Haluan, Bidik Korporasi dan Tamu Individu di 2026
ILUSTRASI hotel. Foto: Bisnis Indonesia

EKSPOSKALTIM, BalikpapanPelaku industri perhotelan di Kalimantan Timur mulai menggeser strategi pasar untuk mengantisipasi perubahan pola permintaan. Fokus yang selama ini bertumpu pada kegiatan pemerintah perlahan dialihkan ke segmen korporasi, pelanggan daring, dan tamu individu.

“Kami harus segera melakukan peralihan pasar jika segmen kegiatan pemerintah berkurang dengan menyasar pelanggan daring, korporasi, ataupun tamu individu,” kata Ketua Bidang Keanggotaan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kalimantan Timur, Hendri Kurniawan, dikutip dari antara, Rabu (7/1).

Menurut Hendri, langkah awal yang mendesak dilakukan manajemen hotel adalah riset ulang terhadap target konsumen sejak awal tahun. Perubahan pola pasar menuntut hotel lebih adaptif dan tidak lagi bergantung pada satu segmen.

IHGMA Kaltim mendorong anggotanya menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pembenahan fisik hotel. Renovasi dilakukan untuk menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda bagi tamu.

Salah satu bentuk adaptasi yang mulai diterapkan adalah perbaikan fasilitas ibadah, termasuk pemisahan area wudhu, demi meningkatkan kenyamanan tamu sebagai bagian dari layanan dasar.

“Inovasi dan kecepatan adaptasi mutlak diperlukan. Sepanjang 2025 justru terlihat tren positif bahwa tamu hotel didominasi warga lokal Samarinda yang melakukan staycation,” ujar Hendri.

Fenomena tamu lokal tersebut dinilai membuka peluang baru. Pengelola hotel didorong lebih kreatif menyusun paket-paket menginap yang menyasar keluarga maupun individu secara spesifik.

Dari sisi pemerintah daerah, Adyatama Parekraf Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Hery Soesanto, mencatat momentum libur Natal dan Tahun Baru mampu mendorong tingkat hunian hotel hingga rata-rata 70 persen di Balikpapan dan Samarinda.

“Kami berharap angka hunian itu bisa dijaga tetap stabil di kisaran 50 hingga 55 persen pada hari-hari biasa,” kata Hery.

Ia juga menilai pembukaan akses jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), yang sempat digratiskan, memberi dampak signifikan terhadap pergerakan wisatawan ke wilayah penyangga.

Akses darat yang lebih cepat dinilai meningkatkan minat masyarakat untuk singgah dan menginap di kota-kota sekitar kawasan inti pemerintahan. Pengamat Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda, I Wayan Sudarmayasa, menilai konektivitas tersebut membawa dampak ekonomi positif bagi daerah penyangga seperti Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara.

Menurut Wayan, pelaku hotel perlu segera memperkuat kolaborasi dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terutama dengan memasukkan produk lokal ke dalam rantai pasok bisnis perhotelan. Ia juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan pemerintah dalam menghadirkan kegiatan berskala nasional ke daerah, agar perputaran uang dan tingkat hunian hotel bisa terus terjaga.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :