PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hati-hati, Carrier Meningitis Banyak di Usia Muda

Home Berita Hati-hati, Carrier Mening ...

Remaja dan dewasa muda sebenarnya menjadi kelompok pembawa tertinggi bakteri penyebab meningitis, meski tampil sehat dan tanpa gejala. 


Hati-hati, Carrier Meningitis Banyak di Usia Muda
ILUSTRASI uji klinis fase 3 vaksin konjugat meningokokus di RI. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi Suzy Maria mengingatkan bahwa remaja dan dewasa muda justru menjadi pembawa utama Neisseria meningitidis, bakteri penyebab penyakit meningokokus.

"Jangan salah, yang menjadi carrier itu justru pada remaja dan dewasa yang muda. Jadi orang-orang muda sehat inilah yang menjadi penularnya," kata dr. Suzy Maria, SpPD-KAI, M.Sc dalam sebuah diskusi kesehatan, dikutip dari ANTARA, Minggu (7/12).

Ia menjelaskan sebagian orang membawa koloni Neisseria meningitidis di nasofaring tanpa gejala apa pun. “Jadi ada orang yang sudah punya koloni Neisseria meningitidis, numpang hidup normal, tidak menyebabkan penyakit sama sekali di orang yang membawanya dan dia bisa menjadi penular ke orang lain," ujar anggota Satuan Tugas Imunisasi Dewasa PAPDI itu.

Di negara maju, kasus meningokokus banyak ditemukan pada mahasiswa atau anggota militer yang sering berkumpul di ruang tertutup dalam waktu lama. "Karena remaja dan dewasa muda senang berkumpul. Jadi, kalau seandainya ada satu aja carrier di kelompok mereka, mereka berkumpul, mereka akan menularkan ke yang lain-lainnya," katanya. “Jadi itulah yang menyebabkan carrier rate tinggi,” ia menambahkan.

Menurut dr. Suzy, bakteri ini bisa hidup sebagai komensal di nasofaring. Dari sana, bakteri dapat masuk ke aliran darah saat terjadi perubahan pada selaput lendir atau penurunan imunitas. Jika sudah masuk ke darah, meningokokus bisa menyebar ke berbagai organ dan memicu penyakit berat.

"Dia paling sering pergi ke selaput otak atau meninges, yang kemudian kalau meradang disebut penyakitnya meningitis, yang penyebabnya salah satu yang fatal dan cukup sering adalah Neisseria meningitidis atau meningokokus," ujarnya. “Selain di selaput otak, dia juga bisa infeksi paru, menyebabkan pneumonia.”

Infeksi bakteri ini juga dapat berkembang menjadi penyakit meningokokus invasif (Invasive Meningococcal Disease/IMD). Penularannya terjadi melalui percikan cairan saluran pernapasan dari pembawa bakteri saat batuk atau bersin. Meski begitu, kasusnya masih tergolong jarang.

Penyakit meningokokus invasif dapat menyerang semua usia, tetapi lebih sering terjadi pada anak kecil dan lansia. Sistem imun anak kecil masih berkembang, sedangkan pada lansia sudah menurun sehingga keduanya lebih rentan terinfeksi.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :