EKSPOSKALTIM, Samarinda - Proses perekaman e-KTP yang belum selesai membuat DPRD Kaltim geram, karena masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki e-KTP. Terlebih, perhelatan pesta demokrasi di Bumi Etam akan berlangsung tahun depan.
Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Andarias P Sirenden menyoroti hal tersebut. Menurutnya, persoalan ini harus disikapi serius oleh Pemprov dan Pemda se-Kaltim. Jika dibiarkan berlarut-larut, tentu akan berdampak serius pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang.
"Kita ingin partisipasi pemilih tinggi, tapi kalau data saja tidak beres. Bagaimana mungkin? Pasti pengaruhnya masyarakat kaltim sendiri yang akan dirugikan," katanya, di ruang kerja DPRD Kaltim, Selasa (22/11).
Ia mengaku, berdasarkan pengamatannya di lapangan, masih banyak warga yang belum melakukan perekaman bahkan memiliki e-KTP. Dampaknya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kesulitan melakukan pemuktahiran data pemilih. Sebab, tanpa rekam e-KTP, takkan terdaftar sebagai hak pilih.
Baca: Awang Kecewa Soal Amandemen PKP2B, Usul Sekolah Pertambangan
"Apalagi pemilih pemula. Yang tentunya mereka sudah punya hak suara," ujar politisi Partai Hanura ini.
Ia menyarankan, agar Pemprov dan KPU Kaltim melakukan sinergitas untuk mensosialisasikan hal tersebut. Termasuk menjemput bola, agar persoalan tersebut bisa diatasi dengan cepat.
“Kalau perlu, petugas yang mendatangi masyarakat. Ajak mereka untuk melakukan perekaman KTP,” sarannya.
Baca: Proyek MYC Dialokasikan Rp 1,120 Triliun di 2018
Jika mengacu pada Pasal 5 Ayat 2 (d) dan (e) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2017 KTP, KTP Elektronik menjadi syarat mutlak masyarakat dapat menggunakan hak suara dalam pilkada.
“Tanpa itu, tak bisa melakukan pencoblosan pada kenduri demokrasi lima tahunan tersebut. Tentu ini sangat disayangkan,” katanya.
Ia menyadari, persoalan e-KTP di Kaltim adalah dampak dari kemelut persoalan dari tingkat pusat. Namun demikian, pemprov dan KPU tidak bisa menunggu, tapi harus ada inisiatif menyelesaikan persoalan.
Selain itu, kata dia, peran serta kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan serta semua komponen, baik pemerintah maupun KPU untuk memberi pengertian kepada warga akan pentingnya merekam data KTP elektronik tersebut. (Adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Ikut Bontang City Expo 2017, Diskominfo Usung Tema Bontang Jago Smart City
ekspos tv
VIDEO: Peringatan Hari Pahlawan ke 72 Berlangsung Khidmat
ekspos tv

