EKSPOSKALTIM, Samarinda - Pemprov dan DPRD Kaltim telah menyepakati sejumlah proyek strategis yang dilakukan pengerjaanya dengan sistem tahun jamak (multi years contract). Pada tahun 2018, disepakati alokasi anggaran proyek MYC sebesar Rp 1,120 tirliun.
Sebelumnya diketahui, dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas dan Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan APBD 2018, terjadi tarik menarik besaran alokasi proyek MYC di tahun anggaran 2018.
Dalam pembahasan awal, pemprov mengajukan sebesar Rp 1,5 triliun. Namun, legislatif di DPRD Kaltim hanya menyanggupi dibawah Rp 1 triliun, antara Rp 700 sampai 900 miliar. Namun, akhirnya disepakati sebsar Rp Rp 1,120 triliun.
Baca: DPRD Kaltim Usulkan Holding BUMD
Sekretaris Pemprov Kaltim, Rusmadi Wongso, mengatakan, angka tersebut kesepakatan final antara tim anggaran Pemprov dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim.
“Kebutuhannya memang Rp 1,570 tiriliun, tapi disepakati Rp 1,120 tirliun,” katanya, kepada wartawan di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (20/11).
Ia menyebut, sisa kebutuhan anggaran MYC sebesar Rp 450 miliar akan dialokasikan pada perubahan APBD 2018. “Itu hasil kesepakatan kita di perubahan. Sudah ada komitmen bersama dengan DPRD,” jelasnya.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa target dari sejumlah proyek MYC tidak akan mengalami hambatan. Menurutnya, tidak bisa dialokasikan secara langsung karena adanya program lain yang prioritas yang perlu dialokasikan.
“Yakinlah masih ada Rp 450 miliar di perubahan. Jadi tidak perlu khawatir. Karena kemungkinan silpa ada, mudah mudahan over dari target pendapatan, agar bisa tertutupi proyek MYC ini,” tambahnya.
Baca: Awang Kecewa Soal Amandemen PKP2B, Usul Sekolah Pertambangan
Rusmadi menambahkan, pada tahun depan tidak ada program pembangunan baru. Pemprov, kata dia, hanya fokus menyelesaikan segala pembangunan yang sudah ditunggu oleh masyarakat. Yaitu fasilitas public yang langsung digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Arahannya gubernur sudah jelas. Menyelesaikan pembangunan yang ditarget selesai di 2018. Proyek strategis yang ditunggu seperti Bandara Samarinda Baru, Jembatan kembar Mahakam, dan Maloy juga,” ujarnya.
Diketahui, proyek MYC pemprov Kaltim hingga tahun 2018 diantaranya, Jembatan Mahakam IV (Jembatan Kembar), Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Maloy dengan kapasitas 1x2000 liter perdetik untuk memenuhi kebuthan kawasan industry Maloy, pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda dan Pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB). (*)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Ikut Bontang City Expo 2017, Diskominfo Usung Tema Bontang Jago Smart City
ekspos tv
VIDEO: Peringatan Hari Pahlawan ke 72 Berlangsung Khidmat
ekspos tv

