EKSPOSKALTIM, Bontang- Lapas Kelas III Bontang bersama Dinas Pendidikan melakukan terobosan penyetaraan pendidikan warga binaan lapas.
Kerja sama ini diwujudkan dalam kerja sama Program Kelompok Belajar Paket A, B dan C yang diteken dalam Memorandum of Understanding (Mou) di ruang rapat Dinas Pendidikan Gedung Graha Taman Praja, Kelurahan Bontang Lestari, Senin (3/4) pagi.
"Semua masyarakat Bontang punya hak untuk mendapatkan pendidikan, termasuk masyarakat binaan. Kebetulan Pak Heru pun punya visi dan misi yang sama sehingga kami berinisiatif untuk melakukan pembicaraan agar kerja sama bisa dibakukan. Dengan adanya kerja sama ini ke depan akan lebih mudah, siapa pun pejabatnya nanti, program ini bisa terus berjalan," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bontang Ahmad Suharto.
Kepala Lapas Kelas III Kota Bontang Heru Yuswanto menambahkan, bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut pendataan yang dilakukan lapas. Hasilnya, banyak warga binaan yang putus sekolah baik tingkat SD, SMP maupun SMA.
Sehingga ia pun menilai kerja sama ini menjadi peluang bagi masyarakat binaan untuk melanjutkan pendidikan.
"Harapannya setelah keluar dari lapas, mereka punya modal ijazah untuk melamar pekerjaan di luar sana. Minimal kalau punya pekerjaan kan tidak akan lagi mengulangi perbuatannya terdahulu," tutup Heru.

