EKSPOSKALTIM.com, Bone - Seorang nelayan ditemukan tewas di lokasi tambak kompleks PT Day (Sulawesi Agro Utama), Desa Lamuru, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Jumat (5/10) malam.
Nelayan tersebut diketahui bernama Jamal (51), warga Dusun Salokae, Desa Lamuru, Kecamatan Tellu Siattinge.
Baca juga: Direktur RS Hapsah Ungkap Kondisi Korban Bencana Sulteng yang Kecelakaan di Bone
Menurut istri korban, Samsidar, suaminya itu meninggalkan rumah sejak sore, sekira pukul 16.00 Wita menuju tambak areal PT SAU untuk bekerja.
Namun hingga malam tiba, korban tak kunjung pulang ke rumah sehingga membuatnya cemas. Sang istri pun meminta bantuan keluarga dan masyarakat untuk mencari keberadaan korban.
Saat dilakukan pencarian di sekitar areal tempat kerja korban, salah seorang warga bernama Muhammad (saksi) menemukan korban sudah tewas di empang tersebut.
Kapolsek Tellu Siattinge, Iptu Syarifuddin yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata dia, korban ditemukan tewas dengan posisi terlentang dan terapung di air.
“Di mulutnya keluar busa, kedua tangan terangkat ke depan setinggi dada, menggunakan baju kaos lengan panjang biru dan celana kaos trening warna hitam,” ujar Iptu Syarifuddin, via telepon, Sabtu (6/10) sore.
Baca juga: Innalillah! Gunung Soputan Sultra Kembali Meletetus, BMKG Tetapkan Status Siaga
Kuat dugaan korban meninggal dunia karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh, saat sedang mencari kepiting di air.
“Keluarga korban mengakui bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi,” pungkasnya.
Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan UPTD Puskesmas Lamurukung, juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Kendati demikian, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Sehingga korban dibawa ke rumah duka oleh warga setempat untuk disemayamkan.
Video Pilihan: Gandeng Sejumlah Pihak, Polantas Bone Galang Dana Peduli Bencana Donggala Palu
ekspos tv

