Balikpapan, EKSPOSKALTIM – Gempa bumi yang terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat pagi (19/7) disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tenggara provinsi. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Stasiun BMKG Balikpapan, Rasmid.
"Gempa terjadi pukul 06.59 WIB dengan magnitudo 4,6. Termasuk gempa dangkal yang dipicu sesar aktif," ujar Rasmid.
BMKG mencatat episenter gempa berada 107 kilometer tenggara Balikpapan, pada kedalaman 26 kilometer. Lokasinya berada di koordinat 1,98 Lintang Selatan dan 117,48 Bujur Timur.
Rasmid menjelaskan bahwa sesar tersebut masih aktif secara geologis dan berpotensi memicu aktivitas tektonik, khususnya di kawasan pesisir timur Kalimantan.
Gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah seperti Balikpapan, Kotabaru, Batulicin, dan Tanah Grogot, dengan intensitas II hingga III MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh sebagian orang dan benda-benda ringan tampak bergoyang.
"Hingga pukul 07.35 WIB belum ada gempa susulan, dan tidak ada laporan kerusakan," katanya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Informasi resmi hanya dapat diakses melalui kanal resmi BMKG seperti media sosial @infoBMKG, situs inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG.
Meskipun Kalimantan Timur bukan bagian dari jalur cincin api, wilayah ini tetap memiliki beberapa sesar aktif yang berpotensi menimbulkan gempa. BMKG terus melakukan pemantauan dan akan menyampaikan perkembangan terbaru secara berkala.

