Bayi perempuan yang ditemukan terbungkus kain kuning di belakang pintu rumah warga Balikpapan Selatan kini berangsur pulih setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Beriman.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Bayi perempuan yang ditemukan terbuang di belakang rumah warga di Gang Villa, RT 25, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, kini dalam kondisi stabil.
Di saat si bayi menjalani perawatan di RSUD Beriman Balikpapan, Satreskrim Polresta Balikpapan terus mengusut kasus tersebut dengan memeriksa empat saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV).
Humas RSUD Beriman Balikpapan, dr. Maria, mengatakan bayi itu tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 02.00 WITA, Rabu (22/7).
Saat pertama kali diterima tim medis, bayi mengalami hipotermia dan masih memiliki tali pusat yang menempel bersama ari-ari.
"Bayi kami terima sekitar jam dua pagi. Kondisinya saat itu mengalami kedinginan sehingga langsung kami lakukan tindakan penghangatan dan stabilisasi. Tali pusatnya juga baru kami potong di RSUD karena saat ditemukan masih menempel bersama ari-ari," ujar dr. Maria.
Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dipastikan baru saja dilahirkan dan lahir cukup bulan.
Selanjutnya, RSUD Beriman akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Balikpapan dan Polresta Balikpapan terkait pendampingan serta pemenuhan hak perawatan anak.
Empat Saksi Diperiksa Polisi
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan AKP Agus Fitriyadi mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan bayi melalui Call Center 110 sekitar pukul 00.20 WITA.
"Begitu menerima laporan warga, personel piket langsung meluncur ke TKP. Saat ditemukan warga, bayi perempuan tersebut dibungkus kain selimut berwarna kuning dan sepertinya baru saja dilahirkan," katanya.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk membawa bayi ke RSUD Beriman agar segera mendapatkan penanganan medis.
Dalam penyelidikan, Satreskrim Polresta Balikpapan telah memeriksa empat saksi dan mengamankan barang bukti berupa kain kuning yang digunakan untuk membungkus bayi.
Selain itu, penyidik juga mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna menelusuri identitas pelaku.
"Untuk saksi yang sudah kami mintai keterangan saat ini ada sekitar empat orang. Kami juga mengamankan barang bukti berupa kain kuning pembungkus bayi serta mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar TKP," ujar Agus.
Agus menegaskan bahwa selain mengungkap pelaku, kepolisian juga memprioritaskan keselamatan dan pemenuhan hak-hak dasar bayi.
"Kondisi bayi saat ini sehat dan terus membaik di RSUD Beriman," tegasnya.



