PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pencarian Hari Ke-5, Operasi SAR Nelayan Muara Badak di Berau Ditutup

Home Berita Pencarian Hari Ke-5, Oper ...

Pencarian Hari Ke-5, Operasi SAR Nelayan Muara Badak di Berau Ditutup
Tim SAR Gabungan saat melakukan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) di Perairan Muara Berau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, sebelum operasi pencarian nelayan hilang resmi ditutup, Senin (21/7/2026). (Foto: Dok. Basarnas Balikpapan)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan melalui Pos SAR Kutai Timur secara resmi menutup Operasi SAR terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Muara Berau, Desa Muara Badak Ulu, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Senin (21/7).

Korban diketahui bernama Hasriarto (37), warga RT 01 Desa Muara Badak Ulu. Korban dilaporkan hilang setelah berangkat memancing seorang diri pada Rabu (15/7) sekitar pukul 16.30 WITA.

Keesokan harinya, Kamis (16/7) pukul 08.00 WITA, warga dan nelayan setempat menemukan kapal milik korban dalam kondisi setengah tenggelam tanpa keberadaan Hasriarto di lokasi.

Penyisiran Luas Terkendala Gelombang Tinggi

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita menjelaskan, pada hari kelima pencarian, Tim SAR Gabungan telah memaksimalkan penyisiran dengan memperluas cakupan area pencarian hingga mencapai 587 nautical mile persegi. "Berbagai metode dikerahkan, mulai dari penyisiran permukaan air hingga pemantauan titik-titik krusial yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban," ungkap Endrow dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026) malam.

Kendati cuaca di lapangan relatif cerah, tim penyelamat menghadapi kendala geografis berupa fenomena gelombang laut yang cukup tinggi di wilayah Perairan Muara Berau.

Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kaltim, BPBD Kukar, Damkar Muara Badak, Potensi SAR, serta pihak keluarga korban. Armada yang dikerahkan mencakup Rigid Inflatable Boat (RIB), speed boat instansi, perahu nelayan, serta peralatan selam dan medis.

Hasil Evaluasi dan Sepakat Ditutup

Endrow meneruskan setelah upaya pencarian secara masif selama lima hari tidak membuahkan hasil dan tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban, Tim SAR Gabungan menggelar evaluasi mendalam bersama keluarga korban dan instansi terkait.

"Berdasarkan hasil pertimbangan teknis serta kesepakatan bersama seluruh pihak, Operasi SAR terhadap Hasriarto dinyatakan ditutup. Seluruh personel gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing," terang dia.

Meski operasi pencarian resmi dihentikan, Basarnas menegaskan pihak-pihak terkait tetap melakukan pemantauan serta mempertahankan kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terdapat perkembangan informasi atau laporan baru mengenai keberadaan korban.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :