PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

ATLET BILLIARD KURANG BERKEMBANG, POPSI BONTANG JADI SOROTAN

Home Berita Atlet Billiard Kurang Ber ...

ATLET BILLIARD KURANG BERKEMBANG, POPSI BONTANG JADI SOROTAN
Bennie Gauger bermain billiard di tempat usaha Diamond Billiard Club miliknya, Selasa (2/8). Eksposkaltim/ Heri

EKSPOSKALTIM, Bontang - Billiard merupakan salah satu olah raga yang banyak digemari, baik dikalangan muda-mudi, maupun orang tua. Hingga tak dipungkiri, perkembangannya pun sejalan dengan banyaknya rumah billiard yang menyediakan penyewaan tuk bermain olahraga ini.

Atlet billiard sekaligus pemilik Diamond Billiard Club Kota Bontang, Bennie Gauger,  menegaskan bahwa billiard murni olah raga karena bisa melatih ketahanan fisik dan konsentrasi. Selain menggunakan skill, olahraga ini juga menggunakan akal, bahkan mental pun dilatih dalam olahraga ini.

"Olahraga billiard, bisa dibilang kita melawan diri kita sendiri. Kenapa bisa saya bilang seperti itu, karena kalau dalam bermain, skill kita bagus, konsentrasi tinggi, tenang, dan fisik bagus, pasti permainan kita juga bagus, " kata Benny saat di temui di Diamonds Billiard Jalan Ahmad Yani No. 14 Bontang, Selasa (2/8) siang tadi.

Benny mengatakan, di Kota Bontang sendiri banyak bibit-bibit potensial yang memiliki skill bagus dalam bermain billiard. Cuman sangat disayangkan, kata dia, pembinaan dari Persatuan Olah Raga Se Indonesia (POPSI) sendiri beberapa tahun terakhir sudah tidak berjalan dengan baik.

"Kalau ada tournament  ataupun pertandingan di luar daerah, atlit Bontang khususnya kami para pemain, selalu menggunakan dana pribadi atau club masing-masing. Jadi tidak ada perhatian sama sekali dari Popsi Kota Bontang, " jelasnya.

Dijelaskannya, seyogyanya Popsi dapat mengfasilitasi para atlit yang akan berlaga diluar dan mewakili Kota Bontang, baik itu berupa dana akomodasi, dana penginapan, dana peralatan stik billiard, maupun latihan. Namun nyatanya, semua itu ditanggung dari dana pribadi sang atlet, dan tidak pernah didapatkan dari Popsi.

"Sebenernya sangat mengecewakan sekali, kenapa saya bisa bilang seperti itu, karena banyak dari teman-teman yang mempunyai skill yang sangat bagus sekali, tetapi tidak bisa berkembang karena tidak adannya pembinaan. Makanya atlit Bontang tidak ada yang bisa maju seperti atlit Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong." ujarnya. (*)

Reporter : Heri


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :