EKSPOSKALTIM, Bontang - Hasil karya anak berkebutuhan khusus tak boleh dipandang remeh. Pasalnya, hasil karya ABK ini ternyata dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Hal Ini menunjukkan, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang harus diasah.
Terbukti, dari berbagai bentuk kerajinan yang diciptakan anak didik Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Bontang, seperti taplak meja, tas perempuan, aksesoris, batako dan lainnya, kesemuanya bernilai jual dan tak kalah dengan produk yang dijual dipasaran.
"Dari berbagai macam keterampilan yang dimiliki anak murid, semuanya dapat menghasilkan rupiah. Seperti para anak yang gemar menjahit, diantarannya sudah dapat menciptakan sesuatu yang berguna, dan tak kalah bagusnya dengan barang-barang yang dijual dipasaran," Kata Kepala SLB Kota Bontang, Syamsul Bahri, saat ditemui dikantornya, jalan Kapten Pierre Tendean, Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (2/8).
Dia menambahkan, pemasaran hasil karya anak didik SLB Kota Bontang ini biasanya hanya dilakukan di lingkungan sekolah, dan juga mengikuti sejumlah kegiatan pameran jika ada.
"Untuk pembelinya sendiri, biasanya ada tamu atau pun orang tua murid sendiri yang datang kesekolah dan melihat hasil karya anak-anak. Mereka tertarik, dan disitulah kadang laku. Kemarin juga kami mengikuti expo pameran, dan alhamdulillah, banyak yang laku," ungkapnya.
Dia menyadari bahwa anak-anak berkebutuhan khusus pun memiliki minat pada bidang seni. Karena itu, harus diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi dirinya. Mereka juga berhak mendapatkan fasilitas pendidikan maupun fasilitas lainnya, walau tidak seperti siswa pada umumnya.
"Sebenarnya kita semua sama, setiap orang pasti memiliki kekurangan. Namun, jangan kekurangan tersebut dijadikan sebagai alasan untuk tidak mengembangkan bakat. Saya yakin anak murid saya ini semuanya orang hebat," cetusnya.

