PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Acara Prabowo - Jokowi Bentrok di Samarinda, Bawaslu Minta Hindari Gesekan

Home Berita Acara Prabowo - Jokowi Be ...

Acara Prabowo - Jokowi Bentrok di Samarinda, Bawaslu Minta Hindari Gesekan
Istimewa

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyapa warga Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda, Minggu 17 Maret 2019. Acara bakal dihelat di GOR Segiri Samarinda.

Kedatangan Prabowo ke Samarinda merupakan kali pertama selama kampanye pilpres berlangsung. Panitia mengklaim jumlah massa yang akan didatangkan sebanyak 2.000 orang dan kemungkinan akan jauh lebih banyak.

Baca juga: RPJMD Kaltim Ditarget Tuntas Akhir Maret, Tinggal Konsultasi ke Kemendagri

“17 Maret Insya Allah pak Prabowo kunjungi Kaltim dalam rangkaian Prabowo Menyapa Warga. Diperkirakan akan landing di Samarinda pukul 1 siang, dan langsung kembali ke Jakarta sore harinya," ucap Andi Harun, ketua DPD Gerindra Kaltim.

Kehadiran capres koalisi partai Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, dan Berkarya ini didampingi sejumlah petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Kami semua dan masyarakat sudah sepatutnya berterima kasih karena salah satu provinsi yang mendapat kunjungan prioritas bagi capres kita adalah Kaltim. Meskipun tidak bisa mendatangi 10 kabupaten/kota tapi kehadirannya di Samarinda merupakan representasi terhadap sapaan pak Prabowo kepada masyarakat Kaltim," terang pria yang akrab disapa AHA ini.

Namun demikian, acara “Prabowo Menyapa”di Kota Samarinda ini, akan digelar berbarengan dengan acara 1.000 Sahabat Jokowi di Samarinda, Minggu (17/3/2019).

Jika acara paslon 2 akan digelar di Stadion Segiri Samarinda, acara paslon 1 rencananya digelar di Bukit Alaya Samarinda. Acara yang digelar nyaris bersamaan ini dikhawatirkan menimbulkan gesekan di lapangan.

Kekhawatiran tersebut diakui oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim Saiful. Menurutnya, kampanye berbarengan tersebut sah. Namun pertemuan harus digelar secara terbatas dan bersifat tatap muka.

Baca juga: Soal Pengawas Lingkungan, Dewan Desak Pemprov Kaltim Carikan Solusi

Ia mengaku, pihaknya sudah menerima laporan tentang kampanye berbarengan tersebut langsung dari kedua panitia pelaksana. Bawaslu Kaltim, kata dia, telah mengingatkan panitia kampanye mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku.

"Panitia pelaksana harus memberikan surat pemberitahuan ke kepolisian, KPU, dan Pawaslu. Kalau tidak, pertemuan tidak diizinkan,” ujar Syaiful.

Kendati demikian, dia tetap mengharapkan panitia dan kepolisian dapat mengantisipasi apabila terjadi konflik selama kampanye berjalan.

"Kami berharap acara ini berlangsung aman, kondusif, dan mengikuti pedoman di PKPU tentang kampanye,” pungkasnya. (*)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :