Mulai awal November 2026, parkir di RSUD Taman Husada Bontang tidak lagi gratis. Tarif tetap Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil sekali masuk, namun ojol dan pengantar pasien dapat ditoleransi gratis.
EKSPOSKALTIM, Bontang - Parkir berbayar di RSUD Taman Husada Bontang akan berlaku awal November 2026.
Rumah sakit mematok tarif flat Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil sekali masuk, tanpa hitungan progresif.
Kepala Bagian Umum dan SDM RSUD Taman Husada, Muhammad Hatta, mengatakan skema awal ini mengacu pada Perda dan Perwali. Artinya, parkir lama tidak dikenakan biaya tambahan.
“Tarif yang direncanakan Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil, masing-masing untuk satu kali masuk hingga kendaraan meninggalkan kawasan rumah sakit,” ujar Hatta, Jumat (9/10/2026).
Sementara untuk kendaraan yang hanya mengantar atau menjemput pasien, pihak rumah sakit menyiapkan toleransi.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, Suhardi, menegaskan ojek online (ojol) yang hanya menurunkan atau mengangkut penumpang juga tidak akan ditarik biaya.
Namun durasi toleransinya masih dimatangkan agar tidak disalahgunakan.
“Tidak semua kendaraan yang masuk otomatis kena biaya. Bentuk toleransinya masih kami bahas agar tidak menimbulkan permasalahan di lapangan,” jelasnya.
Kebijakan ini, kata Suhardi, wajib diterapkan karena merupakan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
RSUD dibangun dengan dana pemerintah sehingga potensi retribusi parkir harus dimaksimalkan.
Saat ini manajemen tengah menyiapkan infrastruktur pendukung, mulai dari pemasangan palang parkir tambahan untuk roda empat, pengaturan jalur keluar-masuk, hingga penataan area parkir roda dua dan empat.
Untuk kelancaran arus, pola akses juga diubah. Pintu atas akan ditutup dan kendaraan diarahkan masuk melalui pintu bawah.
Jalur di dalam kompleks akan diatur agar tetap bisa menjangkau parkiran atas dan bawah.
Terkait setoran, Suhardi menyebut hasil penarikan parkir akan diserahkan ke Bapenda setiap pukul 14.00 WITA.
Khusus akhir pekan, setoran Sabtu-Minggu akan direkap dan diserahkan pada hari Senin.
“Jika sarana pendukungnya lengkap, awal November sudah bisa jalan,” tandasnya.

