17 November 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Ungkap Tiga Kasus Peredaran Narkotika, BNNP Kaltim Musnahkan Sabu 338 Gram


Ungkap Tiga Kasus Peredaran Narkotika, BNNP Kaltim Musnahkan Sabu 338 Gram
Proses pemusnahan barang bukti sabu yang disaksikan oleh pelaku. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Pasca lebaran Idul Fitri 2019, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim berhasil memusnahkan 338,89 gram sabu, Senin (17/6/2019) di Kantor BNNP Kaltim di Samarinda.

Pemusnahan tersebut atas hasil dari tiga kasus penangkapan yang berhasil diungkap dalam tiga bulan terakhir.

Baca juga: Pemprov Salurkan Bantuan Rp 2,5 M Untuk Korban Banjir Samarinda

Kasus pertama teruangkap pada 13 Maret 2019 lalu. BNNP berhasil melakukan penangkapan terhadap DM alias Wawan dengan barang bukti dua poket sabu seberat 97,88 gram di Salok Api Darat, Kelurahan Salok Api Darat, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kukar. Narkotika golongan 1 tersebut diterima tersangka dari temannya bernama AS.

Sedangkan untuk kasus kedua berhasil diamankan atas nama Alfin JD alias Alpin dengan barang bukti 1 paket sabu seberat 4,98 gram yang diamankan pada 24 Maret lalu. Dan kasus terakhir atas penangkapan pada 8 Mei 2019 di Jalan Belatuk VII RT 21 Kelurahan Temindung Permai. BNNP Kaltim melakukan penangkapan atas nama RP Alias Ical dengan barang bukti 7 bungkus amplop yang berisi paket narkotika jenis sabu yang terbagi menjadi 590 paket siap edar dengan total berat 236,03 gram atau 57,82 gram.

Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon mengatakan untuk ketiga pelaku tersebut diakuinya merupakan pelaku peredaran narkoba.

Baca juga: Banjir Samarinda Meluas, Rendam 3 Kecamatan dengan 19 Ribu Jiwa Terkena Dampak

"Hari ini kami melakukan pemusnahan untuk 3 LKN yang ditangani oleh BNNP di Salok Api Samboja, Jalan Nusantara Samarinda dan di Jalan Belatuk yang saat itu dilakukan tindakan besar-besaran beberapa waktu lalu," kata Halomoan Senin (17/6/2019) siang tadi.

Ketiga pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. Pelaku juga dapat pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0