PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Wanita Paruh Baya Tewas Tanpa Busana di Kamar Kos-kosan

Home Berita Wanita Paruh Baya Tewas T ...

Wanita Paruh Baya Tewas Tanpa Busana di Kamar Kos-kosan
Mayat tanpa busana ditemukan di kamar kosan, Jalan Lambung Mangkurat, Kecamatan Samarinda Kota, Senin (22/4) sore.(EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Warga Kota Samarinda digegerkan dengan temuan mayat wanita paruh baya tanpa busana di kamar kosan, di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Syahdan Toyib, RT 27, No.37 Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Kota, Senin (22/4) sore.

Dari informasi yang dihimpun media ini, penemuan jasad tersebut berawal dari pemilik kos dan warga sekitar mencium aroma tak sedap sejak pagi. Ketika ditelusuri, aroma menyegat itu berasal dari kamar nomor 1 lantai dasar kos-kosan berlantai tersebut.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Anggota DPR RI Hetifah Tanam Pohon di Bantaran SKM Samarinda

Warga pun kemudian mencoba mengetuk pintu kamar kosan itu, namun tak ada jawaban. Hingga akhirnya, disaksikan oleh ketua RT setempat, pintu kamar tersebut didobrak.

“Ada bau tidak sedap yang dikeluhkan warga sekitar, karena tidak ada yang berani, makanya saya dipanggil untuk mengecek bersama pak RT. Saya yang dobrak pintu kamarnya, dan ternyata ada mayat wanita kondisinya tergeletak di lantai, tidak menggunakan pakaian. Sepertinya sudah beberapa hari, karena baunya sudah menyengat,” ucap Reza, anak pemilik kos tersebut.

Dari informasi warga sekitar, tak banyak yang mengenal wanita tersebut. Sebab, kata Reza, wanita yang biasa diapanggil Mami Ana tertutup dan tidak bersosialisasi dengan penghuni kos lainnya.

“Dia baru 6 bulan tinggal di sini dan memang tertutup orangnya. Apalagi dia ini keluar jam 8 malam dan pulangnya dini hari, saya juga tidak tahu apa pekerjaan pastinya, kalau ngomong ya kalau beli token listrik sama bayar kos saja," sebut Reza.

Saat pertama kali menyewa, wanita itu tidak membawa kartu identitas. Wanita itu mengaku berasal dari kota Balikpapan, dan kerap dipanggil Mami Ana. "Saat awal masuk, kami minta KTP, katanya ketinggalan," ucap Rusmiati, pemilik kos.

Unit Identifikasi Polresta Samarinda dan Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota langsung melaksanakan olah TKP, serta melakukan identifikasi awal di lokasi tersebut. Sejumlah barang di dalam kamar diamankan, di antaranya pakaian, handphone, palu dan barang lainnya yang disimpan di dua plastik bening.

Baca juga: FJB Sapa SMK Negeri 1 Bontang, Beri Pelatihan Jurnalistik

Dari identifikasi sementara, wanita tersebut berusia sekitar 40 tahun. Jenazah langsung dibawa ke RS AW Sjahranie untuk dilakukan visum penyebab kematian.

“Untuk penyebab korban tewas kita juga masih menunggu hasil visum dari rumah sakit," ucap Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ipda Abdillah Dalimunthe, Senin (22/4).

"Dari kamar kos korban diamankan beberapa helai pakaian korban, serta barang lainnya, termasuk dengan handphone milik korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, tetapi kami lihat nanti dari hasil visum," sambungnya..

Kata dia, identifikasi awal kemungkinan korban telah meninggal bebeapa hari lalu, karena mayat korban sudah mulai membengkak dan membusuk. “Dan dari informasi warga sekitar, korban ini terlihat terakhir diperkirakan pada Kamis pekan lalu oleh warga sekitar," tukasnya. (*)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :