EKSPOSKALTIM, Bontang- Dalam rangka mencari solusi terkait bantuan pembangunan rumah ibadah masjid di Sidrap, Komisi I DPRD Bontang melakukan rapat bersama para tokoh agama serta perwakilan PT Pupuk Kalimantan Timur.
Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris meminta kepada perusahaan agar dapat membantu masyarakat Sidrap, Teluk Pandan meskipun masih masuk dalam kawasan Kutai Timur (Kutim).
“Ini kan juga masih warga Bontang, meskipun tinggal di perbatasan Kutim dan Bontang, setidaknya ada perhatian dari pihak perusahaan,” katanya, Senin (5/6) siang.
Ia pun meminta perusahaan agar permohonan masyarakat untuk percepatan pembangunan masjid dapat dikabulkan. Sehingga masyarakat dapat menggunakan masjid sebelum lebaran.
“Saat ini masjid pembangunannya masih ada yang kurang, seperti lantai bawah dan tangga. Setidaknya ini dapat dibantu dengan dana CSR perusahaan,” imbuhnya.
Sementara itu perwakilan PT Pupuk Kaltim Syamsuddin mengatakan, pada prinsipnya PKT akan membantu permohonan dari warga Sidrap di RT 24. Akan tetapi pihaknya meminta untuk mendaftarkan sebagi bagian dari CSR guna memaksimalkan bantuan kepada masyarakat.
"Semua sudah masuk dalam daftar CSR Pupuk Kaltim, jika ingin masuk silakan mendaftarkan diri ke PKT," jelasnya.
Syamsuddin menjelaskan, dalam memberikan bantuan walaupun di luar kawasan perusahaan, PKT membutuhkan bukti permohonan atau proposal sebagai dasar pemberian bantuan.
“Hanya proposal yang kami perlukan, dan jika sudah masuk maka akan di kroscek oleh tim, selanjutnya dana tersebut dapat segera dicairkan,” tukasnya. (adv)

