EKSPOSKALTIM, Kukar - Cuaca buruk yang melanda wilayah Kaltim belakangan waktu menjadi peringatan dini, khususnya bagi para nelayan untuk berpikir dua kali sebelum melaut.
Tim Basarnas Kaltim/Kaltara menerima informasi terkait satu kapal ketinting yang berisi 5 orang penumpang terbalik di sekitar perairaran Sungai Mariam, Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Rabu (31/5) pukul 7.45 pagi.
Kepala Basarnas Kaltimra, Mujiono melalui Kasie Operasi Octavianto mengatakan, empat dari lima penumpang berhasil menyelamatkan diri. "Sementara satu orang lainnya atas nama Nur Halim masih dalam pencarian," jelas dia, pagi tadi.
Diketahui, Nur Halim (42) warga asal Majalengka, Jawa Barat merupakan Koki di Tugboat TCP 205 yang sedang berlabuh di sekitar Pulau Buaya. “Infonya mereka akan belanja keperluan kapal ke Desa Sungai Mariam,” jelas Octavianto.
Satu regu tim rescue, rubber boat, dan kapal SAR bertolak dari dari kantor SAR Balikpapan sekitar pukul 8 pagi menuju ke Desa Sungai Mariam.
Mengenai kronologis kejadian, kata Octa, Tugboat TCP 205 menghubungi ketinting untuk servis antar jemput pada Selasa (30/5) sekitar pukul 7 malam.
Tak berselang lama, ketinting datang ke tugboat. Nurhalim bersama, Wardoyo, juru mudi, dan Nurdin crew tongkang naik ke ketinting yang dikemudikan Robi dan Eko.
Nahas, sekira 100 meter berjalan dari kapal tugboat menuju Sungai Mariam, perahu kemasukan air dan kemudian tenggelam. Seketika kapal menjadi oleng dan tenggelam.
Empat orang lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai.

