EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinding pengumuman Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disosnaker) Kota Bontang menjadi sasaran amukan salah seorang pencari kerja yang tidak lolos pada tes kerja yang diikutinnya, Jumat (7/10/) malam, sekira pukul 21.00 Wita
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Bontang, Abdul Safa Muha, saat ditemui di kantornya Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (10/10) siang.
"Saat itu saya mendapat laporan dari petugas yang jaga malam, katanya dinding pengumuman pecah akibat ulah dari salah satu pencari kerja yang tidak lolos tes. Setelah mengetahui namaya tidak ada, diduga kesal, dinding itu yang di tonjok sampai ada bekas darahnya," ungkapnya.
Safa Muha menyayangkan hal ini terjadi, pasalnya ulah pencari kerja ini merugikan dirinya sendiri. Apalagi kata dia, dengan ulahnya ini akan lebih mempersulit untuk mendapatkan pekerjaan.
"Kami disini hanya memfasilitasi, masalah diterima atau tidak itu bukan kewenangan kami, pihak perusahaan yang menentukan, kalau seperti inikan yang rugi itu dirinnya sendiri. Kesal boleh, tapi jangan merusak fasilitas negara seperti ini," tuturnya.
Ia pun berharap agar kejadian ini tidak terulang kedua kali. Safa Muha pun menegaskan bahwa jika pelakunya telah diketahui, maka akan di proses secara hukum.
"Mungkin kami dari pihak Disnaker akan memberikan maaf pada pelakunya, tetapi kejadiaan ini akan diproses oleh pihak berwajib, kami sudah melaporkan, jika nantinya tidak di proses secara hukum, takutnya kejadian ini akan terulang," tandasnya.

