PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tembus 1.722 Ton, Ekspor Udang Penaidea Kaltim Bukukan Devisa Rp344,65 Miliar

Home Berita Tembus 1.722 Ton, Ekspor ...

Ekspor udang penaidea asal Kalimantan Timur melonjak signifikan. Sepanjang Januari hingga September 2026, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim mencatat volume pengiriman tembus 1.722,34 ton dengan nilai devisa mencapai Rp344,65 miliar.


Tembus 1.722 Ton, Ekspor Udang Penaidea Kaltim Bukukan Devisa Rp344,65 Miliar
Panen udang tambak di kawasan pesisir Berau, Juni lalu. (Dok Antara)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur mencatat volume ekspor udang penaidea periode Januari hingga September 2026 tembus 1.722,34 ton.

"Akumulasi pengiriman komoditas udang penaidea selama sembilan bulan tersebut membukukan nilai devisa mencapai Rp344,65 miliar," kata Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan (PDSP) DKP Kaltim Irma Listiawati di Samarinda, mengutip Antara, Jumat (16/10/2026).

Irma menjelaskan, pengiriman komoditas unggulan daerah itu dilaksanakan secara bertahap untuk memenuhi tingginya permintaan pasar global.

"Puncak volume pengiriman tertinggi terjadi pada bulan April yang mencatatkan angka 277,33 ton dengan perolehan devisa sebesar Rp53,9 miliar," ujar Irma.

Sementara pada September 2026, aktivitas ekspor turut membukukan tren kenaikan hingga mencapai 231 ton senilai Rp48,59 miliar.

Rangkaian pengiriman September tersebut ditopang penerbitan 22 dokumen sertifikasi mutu kelayakan hasil perikanan ekspor dari otoritas karantina.

Berdasarkan pemetaan pasar internasional, ekspor udang penaidea asal pesisir Kaltim konsisten menyasar delapan negara tujuan utama dunia.

"Delapan negara utama tujuan pengiriman udang meliputi Jepang, China, Amerika Serikat, Inggris, Taiwan, Singapura, Vietnam, serta Malaysia," tutur Irma.

Jepang dan Amerika Serikat menjadi pasar paling potensial yang menyerap porsi besar komoditas udang windu beku berukuran besar dengan standar kualitas premium.

Sementara pasar Eropa seperti Inggris secara rutin mengimpor pasokan Udang Pink Beku yang memenuhi persyaratan standar mutu ketat.

Kepala DKP Kaltim Irhan Hukmaidy menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat jaminan mutu rantai pasok ekspor.

Pihaknya mengoptimalkan pendampingan teknis bagi pembudidaya tambak udang lokal guna meningkatkan standar kualitas produksi sesuai regulasi pasar internasional.

"Sinergi bersama Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Balikpapan sangat penting dalam memfasilitasi kelancaran dokumen sertifikasi serta menjaga daya saing produk," kata Irhan.

 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :