16 Juli 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

KERAP DITEMUI KECELAKAAN, INI SEBAB 2 KAWASAN INI DIJULUKI PERSIMPANGAN MAUT


KERAP DITEMUI KECELAKAAN, INI SEBAB 2 KAWASAN INI DIJULUKI PERSIMPANGAN MAUT
Persimpangan jalan Bhayangkara atau kawasan simpang turunan Polres Bontang yang kerap ditemui terjadi kecelakaan lalu lintas. (EKSPOSKALTIM/ NDI)

EKSPOSKALTIM, Bontang – Pelanggaran kecil acapkali dilakukan oleh para pengendara roda dua ditempat-tempat tertentu, tanpa menimbang efek besar menanti di depan mata. Di Kota Bontang sendiri, ada 2 tempat yang kerap ditemui pelanggaran lalu lintas hingga berujung pada kecelakaan lalu lintas. Tak ayal, kawasan ini juga biasa dijuluki sebagai persimpangan maut.

Tempat tersebut diantaranya, persimpangan yang ada di pusat Kota Bontang yakni di simpang lampu merah jalan Imam Bonjol menuju Gunung Sari, dan jalan Bhayangkara atau yang biasa dikenal dengan sebutan simpang turunan Polres Bontang.

Kasubag humas Polres Bontang, Iptu suyono, yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan jika kawasan tersebut sering ditemui pelanggaran. Terkadang, kata Suyono, dengan sengaja pengendara  dari arah Gunung sari yang hendak menuju jalan Imam Bonjol menorobos lampu merah dan melakukan aksi nekat belok kiri langsung menuju perumahan HOP. Padahal, telah ada tanda larangan lurus langsung dan belok kiri langsung.

"Ada juga yang nekat lurus langsung, sedangkan arah yang dari Kenari menuju Hop lampunya hijau. Dengan begitu, kedua pengendara dari arah berlawanan tersebut kerap tabrakan atau bersenggolan,"bebernya. Selasa (6/9/16)

Lanjut Suyono, sementara pelanggaran yang terjadi di simpang turunan Polres disebabkan karena kondisi medan jalan yang menanjak dari  2 sisi jalan yang berbeda. Terkadang, para pengendara dari dua sisi berbeda ini sama-sama tak mau mengalah, hingga mengakibatkan kecelakaan tak terelakkan.

"Beda lagi kalau disimpang turunan Makopolres Bontang. Dari arah Imam Bonjol tanjakan, dari arah Bontang menuju Terminal juga tanjakan, jadi pada saat kedua kendaraan bersamaan menanjak semisal mobil berskala besar seperti truk akan bersenggolan jika memasuki simpang tersebut. Jika berbicara aturan, mestinya yang didahulukan terlebih dahulu yaitu kendaraan dari arah imam bonjol menuju kilo 6 (belok kiri langsung,red)," tukasnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Suyono menghimbau kepada pengguna jalan untuk selalu menciptakan keselamatan di jalan, baik diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain. Tidak saling mendahului, dan upayakan selalu mematuhi aturan dan rambu lalu lintas saat berkendara di jalan raya.(*)

Reporter : Ndi    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0