PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dihantam Ombak Saat Pulang Melaut, Nelayan Balikpapan Hilang di Muara Manggar

Home Berita Dihantam Ombak Saat Pulan ...

Cuaca buruk kembali memakan korban di perairan Kalimantan Timur. Sebuah kapal nelayan yang membawa empat orang terbalik setelah dihantam ombak saat hendak memasuki Muara Manggar.


Dihantam Ombak Saat Pulang Melaut, Nelayan Balikpapan Hilang di Muara Manggar
Ilustrasi operasi pencarian oleh personal Basarnas Balikpapan. Foto: Dok.Ekspos

EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Kecelakaan laut akibat cuaca buruk kembali melanda kawasan pesisir Kalimantan Timur. Sebuah kapal nelayan berpenumpang empat orang dilaporkan kandas dan terbalik setelah dihantam gelombang saat hendak memasuki kawasan Muara Manggar, Balikpapan Timur, Kamis (16/7) sekitar pukul 19.40 WITA.

Tiga nelayan dinyatakan selamat dalam musibah ini, yakni Ruding, Sofian, dan Sukri. Namun, satu nelayan lainnya atas nama Alan hingga kini dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa insiden bermula saat kapal nelayan tersebut hendak kembali ke daratan. Namun, kondisi air laut yang surut membuat kapal mendadak kandas di area perairan Muara Manggar.

Nahas, saat kapal dalam posisi tidak stabil, ombak tinggi langsung menghantam lambung kapal hingga terbalik. Seketika, keempat nelayan yang berada di atas kapal terlempar ke laut.

"Kami menerima laporan kejadian pada pukul 20.35 WITA. Tim Rescue segera bergerak dan tiba di lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) pada pukul 21.25 WITA untuk melakukan koordinasi dan langsung memulai penyisiran," ujar Endrow.

Penyisiran darurat pada malam pertama langsung diupayakan hingga pukul 00.30 WITA. Namun, akibat jarak pandang yang sangat terbatas di tengah pekatnya malam, tanda-tanda keberadaan Alan belum berhasil ditemukan. Setelah melakukan evaluasi (debriefing), operasi pencarian kembali dilanjutkan secara masif sejak Jumat pagi ini.

Untuk mengoptimalkan pencarian di sekitar lokasi kejadian, operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur SAR terkait serta masyarakat lokal.

Tim di lapangan juga dibekali dengan sejumlah perlengkapan. Di antaranya Rescue Car Type II, Rubber Boat, Rigid Bouyancy Boat (RBB), peralatan SAR air, set peralatan selam, perangkat komunikasi taktis, hingga peralatan medis darurat.

Melihat kondisi perairan Balikpapan yang sedang tidak bersahabat, Endrow mengimbau para pelaut lokal untuk lebih meningkatkan kewaspadaan sebelum memutuskan pergi melaut.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan tradisional, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut. Saat ini kondisi cuaca sedang tidak baik, angin kencang dan gelombang tinggi masih berpotensi membahayakan keselamatan," tegasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :