PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Buruh Sawit Paser Tewas dengan Luka Gigitan Buaya, Ditemukan Tengkurap di Parit

Home Berita Buruh Sawit Paser Tewas D ...

Seorang buruh panen sawit bernama Ramadhani (33) ditemukan meninggal dunia dengan luka gigitan di kaki kanan di areal kebun PT Sinar Alam Niaga Raya, Desa Langgai, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Polisi menduga korban diterkam buaya saat membersihkan diri di parit kecil usai makan siang.


Buruh Sawit Paser Tewas dengan Luka Gigitan Buaya, Ditemukan Tengkurap di Parit
Lokasi penemuan jasad korban bernama Ramadhani (33), warga Desa Kerang Dayo. Foto: Polsek Batu Engau

EKSPOSKALTIM, Paser – Peristiwa tragis terjadi di areal perkebunan sawit PT Sinar Alam Niaga Raya, Desa Langgai, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Seorang buruh panen bernama Ramadhani ditemukan meninggal dunia diduga akibat diterkam buaya.

Kapolsek Batu Engau AKP Hadi Purwanto mengatakan peristiwa itu diketahui pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 18.30 WITA di Blok P14 area perkebunan perusahaan tersebut.

Korban diketahui bernama Ramadhani (33), warga Desa Kerang Dayo RT 005, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Sehari-hari korban bekerja sebagai petani sekaligus buruh panen sawit.

“Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap di pinggir sungai atau parit kecil dengan luka gigitan pada bagian kaki kanan,” ujar AKP Hadi Purwanto, Senin (18/5/2026).

Peristiwa itu pertama kali diketahui dua rekan korban, yakni Tangi Hutapea dan Oli Martin Saputra Purba. Keduanya mulai mencari keberadaan Ramadhani karena hingga malam korban tak kunjung kembali ke barak karyawan.

Saat tiba di lokasi, kedua saksi menemukan korban sudah tergeletak tidak sadarkan diri di tepi parit kecil yang berada di sekitar areal kebun.

“Korban kemudian dibawa ke barak karyawan tempat tinggalnya, namun sudah dinyatakan meninggal dunia akibat kehabisan darah,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menduga korban diterkam buaya saat membersihkan diri di parit usai makan siang. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya kotak nasi dan minuman milik korban tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Tidak ada saksi mata yang melihat langsung korban diterkam buaya. Namun melihat kondisi luka korban dan situasi di TKP, diduga kuat korban diserang buaya,” jelas Hadi.

Pihak keluarga disebut menolak dilakukan visum terhadap jenazah dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Korban kemudian dimakamkan pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 12.30 WITA di Tempat Pemakaman Umum Desa Bai Jaya, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :