PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Misteri Mutilasi Samarinda Terkuak: Kesal Dituduh Selingkuh

Home Berita Misteri Mutilasi Samarind ...

Mutilasi tersebut terjadi di saat mayoritas warga Samarinda hendak bermalam takbiran. Bukan aksi spontan. 


Misteri Mutilasi Samarinda Terkuak: Kesal Dituduh Selingkuh
Suami siri dan ibu angkat korban saat digiring petugas di Mapolresta Samarinda, MMinggu (22/3). Foto via Prokal

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Polisi akhirnya mengungkap misteri di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menghebohkan warga Samarinda, Kalimantan Timur. 

Dua pelaku adalah Wahyu (53) dan Rusmini (56). Keduanya ternyata orang dekat korban Suwimi (35). Wahyu adalah suami siri korban. Sedangkan Rusmini disebut-sebut sebagai orang dekat pelaku.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan aksi keji itu diduga dipicu rasa sakit hati yang sudah lama terpendam. “Keduanya nekat melakukan itu karena sakit hati lantaran sering dituduh memiliki hubungan spesial dan kerap berhubungan badan,” ujarnya dalam konferensi pers, Minggu (22/3).

Peristiwa ini bermula pada Kamis (19/3/2026), saat korban Suwimi diajak menginap di rumah tersangka Rusmini di Jalan Anggur. Di sana, konflik lama kembali muncul. Korban disebut kembali menuduh adanya hubungan antara Wahyu dan Rusmini.

Tak lama setelah itu, kekerasan terjadi saat korban sedang tertidur. “Awalnya saya pukul bagian dada saat dia tidur,” kata Wahyu.

Korban sempat terbangun, melawan, bahkan meminta maaf. Tapi pelaku tidak berhenti. “Saya pukul terus sampai dia tidak bergerak lagi,” ujarnya.

Penganiayaan itu berlangsung hingga Jumat pagi sekitar pukul 06.00 Wita, sampai korban meninggal dunia.

Dari hasil penyelidikan, konflik di antara mereka bukan baru terjadi. Tuduhan dari korban disebut terus berulang hingga memicu emosi pelaku.

Yang lebih mengejutkan, pembunuhan ini ternyata bukan kejadian spontan.

“Pembunuhan itu sudah direncanakan sejak Januari 2026. Mereka menunggu waktu yang dianggap tepat,” kata Hendri.

Saat ini kedua pelaku masih diperiksa intensif. Polisi juga terus melengkapi bukti sebelum kasus ini dilimpahkan ke jaksa.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%50%50%
Sebelumnya :
Berikutnya :