Modus penipuan tiket kapal kembali muncul menjelang arus mudik Lebaran. Seorang calon penumpang di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, dilaporkan kehilangan jutaan rupiah.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Kepolisian mengungkap adanya kasus penipuan tiket kapal yang diduga dilakukan calo di kawasan Pelabuhan Semayang, Balikpapan, pada periode arus mudik Lebaran 2026.
Seorang korban dilaporkan mengalami kerugian sekitar Rp2 juta setelah tertipu oleh pelaku yang menawarkan tiket kapal.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan Kompol Yusuf mengatakan laporan penipuan tersebut telah diterima pihak kepolisian dan saat ini pelaku sedang diburu.
“Sekarang ini sudah ada satu laporan kasus penipuan. Kami sudah mengetahui pelakunya dan mudah-mudahan hari ini bisa segera kami ungkap,” kata Yusuf di sela pembukaan Posko Angkutan Lebaran di Pelabuhan Semayang, Jumat (13/3/2026) pagi.
Menurut Yusuf, pelaku menjalankan modus dengan mendekati calon penumpang dan menawarkan tiket kapal seperti calo pada umumnya.
Korban yang percaya kemudian menyerahkan uang kepada pelaku. Namun saat waktu keberangkatan tiba, tiket yang dijanjikan tidak pernah diberikan dan pelaku justru menghilang.
“Modusnya menawarkan tiket seperti calo. Setelah orang mau berangkat, mereka hilang,” ujarnya.
Polisi Tingkatkan Patroli
Selain penipuan, kepolisian juga mewaspadai potensi tindak kriminal lain selama arus mudik di kawasan pelabuhan, seperti copet, pencurian, hingga perkelahian, yang rawan terjadi di tengah meningkatnya jumlah penumpang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang meningkatkan patroli rutin di area pelabuhan, baik oleh personel berseragam maupun anggota tidak berseragam dari unit reserse dan intelijen.
“Setiap ada kegiatan penumpang, selalu ada anggota kami yang standby di lokasi,” kata Yusuf.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi yang telah disediakan dan tidak tergiur tawaran tiket dari pihak yang tidak dikenal.
“Kami mengimbau masyarakat membeli tiket melalui sistem resmi yang sudah ditentukan dan menghindari orang-orang yang menawarkan tiket secara mudah yang diduga merupakan calo,” ujarnya.
Yusuf juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada polisi jika mengalami penipuan atau tindakan kriminal lain di kawasan pelabuhan agar dapat segera ditindaklanjuti.


