BONTANG, EKSPOSKALTIM - Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Bontang terus berupaya memperluas ruang interaksi bagi generasi muda melalui program baru bertajuk Coffee Night. Program ini digagas oleh Bidang Kepemudaan dan akan dilaksanakan setiap akhir pekan sebagai wadah berkumpulnya para pemuda di Kota Bontang.
Kepala Bidang Pemuda Dispopar Bontang, Idhamsyah, menjelaskan bahwa Coffee Night dijadwalkan berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu dengan konsep santai serta menekankan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, para pemuda diharapkan memiliki ruang untuk berkumpul dan berinteraksi secara informal.
“Saya buat satu program lagi, Coffee Night. Jadi setiap minggu para pemuda dikumpulkan di satu momen. Isinya santai, kopi semua,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).
Idhamsyah menyampaikan bahwa pelaksanaan program tersebut belum didukung oleh anggaran pemerintah pada tahun berjalan. Meski demikian, kegiatan tetap dimulai sebagai langkah awal agar dapat menjadi agenda rutin pada masa mendatang.
“Memang ini tidak ada anggarannya. InsyaAllah tahun 2026, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni baru programkan secara resmi, tapi kita mulai dari sekarang,” jelasnya.
Idhamsyah menambahkan bahwa konsep kegiatan dibuat sederhana dengan tujuan menyediakan ruang terbuka bagi pemuda untuk berinteraksi dan memperkuat jaringan sosial. Melalui pertemuan rutin itu, para pemuda dapat saling bertukar pengalaman serta membangun relasi di lingkungan komunitas.
“Meskipun tanpa anggaran, manfaatnya besar. Kopi dan obrolan saja, tapi bisa mempererat silaturahmi antar pemuda,” lanjutnya.
Dispopar berharap pelaksanaan perdana Coffee Night mendapat sambutan positif dari pemuda Kota Bontang. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang yang mendorong generasi muda lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial maupun kreatif.
“Harapan kami, Coffee Night bisa menjadi tradisi baru di Bontang. Selain bersantai, kegiatan ini juga bisa mendorong pemuda lebih aktif dalam kegiatan sosial dan kreatif,” tutupnya..

