BONTANG, EKSPOSKALTIM - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur 2025 di Penajam Paser Utara (PPU), Kota Bontang memaksimalkan pembinaan atlet pelajarnya melalui pemusatan latihan dan seleksi ketat di 16 cabang olahraga. Upaya ini menjadi fondasi utama dalam pengiriman 272 atlet yang akan mewakili daerah.
Kepala Bidang Olahraga Dispopar Bontang, Andi Parenrengi, menyampaikan bahwa seluruh atlet telah menjalani persiapan intensif dalam beberapa pekan terakhir. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kemampuan teknis dan fisik para peserta tetap stabil saat menghadapi pertandingan selama 14 hari kompetisi.
“Persiapan sudah dilakukan secara maksimal. Harapan kami, para atlet bisa bertanding dengan semangat sportivitas tinggi, menjaga nama baik Kota Bontang, dan tentu saja meraih hasil terbaik,” katanya, Minggu (9/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa Popda tidak hanya menjadi agenda kompetisi rutin, tetapi juga bagian penting dari pembinaan olahraga pelajar di daerah. Melalui keterlibatan di seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, Bontang dapat melakukan pemetaan kekuatan sekaligus melihat perkembangan atlet muda binaan mereka.
Menurut Andi, proses ini merupakan peluang bagi atlet pelajar untuk menunjukkan potensi sekaligus menjadi gambaran capaian pembinaan jangka panjang Dispopar. “Popda ini bukan sekadar kompetisi, tapi momentum untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan kita selama ini,” ujarnya.
Pemberangkatan kontingen dilakukan secara bertahap mulai 15-28 November 2025, menyesuaikan jadwal pertandingan. Sementara pelepasan resmi dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, pada 12 November mendatang.
Dengan mengirim kekuatan penuh di 16 cabang olahraga, Bontang menempatkan Popda sebagai ruang strategis untuk menyiapkan atlet muda yang nantinya dapat bersaing di level lebih tinggi.
“Kami ingin Bontang tidak hanya hadir, tapi juga bersinar di Popda tahun ini,” tutupnya.

