PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Disdikbud–DP3AKB Bontang Bersatu Wujudkan Lingkungan Pendidikan Bebas Kekerasan

Home Berita Disdikbud–dp3akb B ...

Disdikbud–DP3AKB Bontang Bersatu Wujudkan Lingkungan Pendidikan Bebas Kekerasan
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha.

BONTANG, EKSPOSKALTIM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) memperkuat sinergi untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada perlindungan dan kesejahteraan anak di lingkungan sekolah.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa pendampingan terhadap peserta didik harus dilakukan secara konsisten dan penuh perhatian. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang mendukung tumbuh kembang anak, bebas dari rasa takut maupun tekanan.

“Untuk meningkatkan pendampingan terhadap anak, dibutuhkan konsistensi dan pendekatan yang penuh kasih. Anak-anak harus merasa aman dan dihargai dalam proses belajar,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Ia menambahkan, penguatan kerja sama dengan DP3AKB menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya kekerasan, perundungan, dan pelecehan di sekolah. Integrasi program perlindungan anak akan diperkuat melalui koordinasi antara guru, konselor, dan orang tua agar tanda-tanda kekerasan dapat terdeteksi lebih awal.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Bontang, Eddy Forestwanto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga mencakup pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Anak di Sekolah (Satgas PAS). Satgas yang melibatkan guru, orang tua, dan siswa ini bertugas membantu menciptakan suasana sekolah yang lebih aman dan responsif terhadap isu perlindungan anak.

Selain itu, tenaga pendidik juga akan mendapatkan pelatihan mengenai pendekatan ramah anak dan tata cara penanganan kasus kekerasan secara cepat, tepat, dan beretika.

Melalui langkah bersama ini, pemerintah kota berharap seluruh satuan pendidikan di Bontang dapat menjadi lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan mampu memberikan rasa nyaman bagi setiap peserta didik.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :