Bontang, EKSPOSKALTIM - Sebuah video berdurasi sekitar 59 detik yang beredar di media sosial memicu keprihatinan warga Bontang. Dalam rekaman itu, seorang perempuan mengaku hampir diperkosa oleh tiga pria di area Stadion Mulawarman pada Kamis malam, 19 September 2025. Ia menyebut lehernya dijerat ikat pinggang dan cadarnya dirusak oleh pelaku.
Namun setelah penyelidikan awal, kepolisian menyatakan pengakuan dalam video tersebut tidak terbukti. Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Ismoyo, menyampaikan bahwa perempuan itu tengah mengalami gangguan jiwa dan perilakunya diduga bermotif berpura-pura. “Ternyata hanya akting. Yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan,” jelasnya, Jumat (19/9/2025), dikutip dari Bontang Post.
Kepolisian menyatakan perempuan yang sama sebelumnya sempat membuat kegaduhan lain. Ia dilaporkan naik ke atap RSUD Taman Husada Bontang dan mengancam akan meloncat. Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihak berwenang merujuk yang bersangkutan ke fasilitas kesehatan jiwa di Samarinda untuk penanganan lebih lanjut.
Ismoyo mengimbau publik agar berhati-hati menyikapi konten viral dan menunggu konfirmasi resmi dari aparat.

